SuaraCianjur.id- Pemain Gelandang Persib Bandung , Erwin Ramdani akan menepi untuk menjalani perawatan akibat cedera yang dialaminya selama dua hingga tiga bulan kedepan.
Pemain bernomor punggung 93 itu mengalami cedera patah tulang bahu kanan.
"Pemulihan (Erwin Ramdani) antara dua sampai tiga bulan, tapi mudah-mudahan bisa lebih cepat," ucap dokter Persib Mochamad, Rafi Ghani, Kota Bandung, Senin (12/9/2022).
MenurutR Rafi, cedera patah tulang selangka kanan yang diderita Erwin Ramdani terjadi ketika dirinya tampil melawan Arema FC daam pertandingan pekan kesembilan, Liga 1 2022 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada hari Minggu (11/9/2022) kemarin.
Pemain tersebut masuk ke lapangan pada menit ke-70 menggantikan Ciro Alves. Namun baru saja bermain selama kurang lebih 15 menit, dirinya tersungkur dan harus kembali ditarik ke luar lapangan.
"Erwin Ramdani kemarin saat melawan Arema mengalami cedera. Setelah dilakukan pemeriksaan observasi karena ada dugaan fraktur di bagian bahu kanan di tiga menit terakhir pertandingan. Langsung dilarikan ke rumah sakit dilakukan pemeriksaan dan ternyata ada fraktur di bagian bahu kanan," kata dia.
Rafi menyampaikan pada pertandingan melawan Arema FC, Erwin Ramdani merasakan nyeri. Sehingga dirinya mengambil keputusan untuk membawa pemain tersebut naik ke meja operasi.
"Alhamdulillah semua sudah dilakukan lancar, kurang lebih satu jam setengah operasi dan hari ini memang dibawa pulang karena perawatan selanjutnya dilakukan di Bandung," kata dia.
Kini Erwin Ramdani kembali harus ke rumah sakit melanjutkan proses pemulihan.
Baca Juga: Miris Sekali 1.000 Kondisi Sekolah SD di Cianjur Rusak, Pemkab Didesak Segera Perbaiki Demi Siswa
"Jadi, saat ini dilarikan lagi ke rumah sakit karena memang perlu obat yang harus masuk setiap 12 jam selama tiga hari,"kata dia.
Dirinya berharap proses ini bisa berjalan lancer dan aman. MEngingat kesembuhan Erwin adalah yang utama agar dirinya bisa sembuh dan kembali bermain membela Maung Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik