SuaraCianjur.id- Ganjor Pranowo dan Puan Maharani seolah sedang bersaing untuk mendapatkan posisi yang akan diusung dalam pemilu 2024 mendatang dari PDI Perjuangan. Kedua nama ini disebut sedang bersaing agar bisa dipilih oleh Megawati Soekarnoputri.
Tapi melihat dari elektabilitas diantara kedua nama tersebut tidak berimbang. Nama Ganjar selalu berada di posisi tiga teratas bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, tapi nama Puan masih bertahan di kisaran dua persen.
Perbedaan dalam elektabilitas ini pun dikatakan oleh Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya. Dirinya menilai ada perubahan besar dari segi elektabilitas mulai pertengahan tahun 2021.
"Yang tadinya Pak Prabowo jauh sekali di peringkat satu, Mas Ganjar mulai masuk, sekarang survei-survei antara peringkat satu dan peringkat dua," jelas Yunarto, melansir dari Sapa Indonesia Malam di KompasTV, Jumat (23/9/2022).
Menurutnya ada kejadian menarik ketika nama Ganjar bisa masuk dalam posisi tiga besar.
"Ini kan menarik. Pertama kali Mas Ganjar naik itu setelah peristiwa, kita ingat, kejadian PDI Perjuangan di Jawa Tengah. Ketika kita tahu ada kejadian Mas Ganjar tidak diundang, bukan yang baru ya," sambung Yunarto.
Ganjar yang tidak mendapatkan undangan dalam forum-forum PDIP, banyak dikaitkan dengan ketidaksetujuan dari pihak internal partai dalam mengusung dirinya dalam Pilpres 2024.
Yang terjadi malah sebaliknya, ingin membuat dampak positif terhadap elektabilitas kandidat PDIP lainnya, malah situasi tersebut membuat Ganjar diuntungkan.
"Sebetulnya Ganjar 'diuntungkan', secara tidak langsung, dengan adanya konflik partai ini. Dan memang setelah itu Ganjar dalam survei capres Charta Politika, SMRC, Indikator, berada di peringkat satu," kata Yunarto.
Baca Juga: Lawannya Bukan Kaleng-Kaleng, Ini yang Dilakukan Ketua PSSI saat Datang ke Latihan Timnas Indonesia
Elektabilitas Ganjar Pranowo kini berkisar 31,3 persen dan membuat namanya berada dalam urutan pertama. Disusul dengan nama Prabowo sebesar 24,4 persen, kemudian Anies di urutan ketiga dengan 20,6 persen.
Sementara untuk elektabilitas Puan Maharani disebutkan masih ada di kisaran dua persen saja, yang kemudian mendorong terbentuknya Dewan Kolonel dan digawangi sejumlah nama Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.
Nama Ganjar beberapa kali absen dalam agenda-agenda internal partainya sendiri. Terbaru adalah saat PDIP mengadakan konsolidasi pemenangan di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Bahkan Puan Maharani turut hadir di sana, sementara pemilik daerah, Ganjar Pranowo tidak hadir.
Dengan fenomena ini, maka Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut Ganjar diperlakukan tidak adil oleh partainya sendiri.
"Tentu sangat tidak rasional bagi orang yang melihat ini dari jauh, Ganjar adalah Gubernur yang otoritatif bagaimana memenangkan di Jawa Tengah, Ganjar bisa hadir dalam setiap konsolidasi," terang Adi.
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Nama Ini Dinilai Layak untuk Jadi Capres 2024 dari Non Partai, Ada Nama Tito dan Andika Perkasa
-
Tanggapan Puan Maharani Soal Pembentukan Tim Dewan Kolonel Upaya Pemenangan Capres 2024
-
Katanya Ada Pembisik ke Telinga SBY Sebut Potensi Kecurangan Pilpres 2024 Diatur Hanya 2 Paslon Saja
-
Pesan Ketum di Rapimnas Partai Demokrat, Kader Jangan Pura-pura Nangis, Gelegar Pekikan: AHY Presiden!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Huma Kusa Danau Sipin, Sensasi Liburan Tepi Danau Estetik di Kota Jambi
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar
-
Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025
-
Xiaomi 17T Debut Global pada 28 Mei 2026, Kapan Masuk Indonesia dan Berapa Harganya?
-
Sinopsis The Kill List, Film Sejarah tentang Kudeta Berdarah Era Joseon
-
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Podcast Bareng, Dokter Tirta Ungkap Sisi Lain Aldi Taher yang Jarang Diketahui
-
Nikahi Sitha Marino Tahun Depan, Bastian Steel Bakal Gelar Pesta Adat