SuaraCianjur.id- Partai Demokrat kini sedang menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).
Dalam situasi Rapimnas tersebut dihadir oleh ribuan kader yang turut hadir dalam kegiatan kali ini.
Bahkan sebuah seruan dari para kader meneriaki sebuah seruan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan menyebut "AHY Presiden" yang turut menggema dalam ruang balai sidang JCC.
Seruan terseut dilontarkan kepada setelah seluruh kader selesai menyanyikan mars partai. "Demokrat jaya! Demokrat jaya! Demokrat Jaya Jaya Jaya!" teriak para kader partai. "AHY? Presiden! AHY? Presiden! AHY? Presiden!" teriak para kader partai.
Rapimnas dari Partai Demokrat ini dihadiri oleh Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta istri, Ketua Fraksi Partai Demokrat Eddy Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Pimpinan Majelis Tinggi Partai Demokrat, dan Dewan Pertimbangan Partai Demokrat.
Termasuk sejumlah tokoh lainnya pun turut hadir.
Sementara itu soal siapa sosok yang akan dousing untuk maju dalam Pilpres 2024 oleh Partai Demokrat.
Dikatakan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra secara tegas menyampaikan, pihaknya akan mengusung capres dan cawapres untuk Pilpres 2024 yang memiliki peluang besar untuk menang.
Karena Partai Demokrat menurutnya, ingin mengusung perbaikan serta perubahan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Karena itu kami hanya akan memilih capres dan cawapres yang memiliki kemungkinan menang terbesar," kata Zaky di JCC, di Jakarta Pusat.
Sindiran AHY
Sindiran AHY
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kepada para kadernya untuk tidak berpura-pura menangis dan membuat rekayasa.
Karena yang terjadi seharusnya adalah masyarakat yang menangis karena kondisi yang sulit.
AHY menyampaikan hal itu dalam pidatonya di Rapimnas Demokrat 2022. Ia juga turut menyampaikan kalau Partai Demokrat memiliki tujuan baik untuk rakyat.
"Demokrat tidak boleh menangis. Demokrat tidak boleh pura-pura menangis. Yang menangis rakyat, ini bukan rekayasa. Ini kita temui setiap saat," jelas AHY.
Berita Terkait
-
Sindiran AHY di Rapimnas Partai Demokrat Terkait Pemerintah Bagikan BLT BBM ke Masyarakat: Dulu BLT Kita Dihina
-
Partai Demokrat akan Tentukan Arah Koalisi Hingga Soal Pilpres 2024 saat Rapimnas Besok
-
Terkuak Akun Instagram Ini Bongkar Identitas Asli yang Diduga Milik Bjorka, Sebut Nama dan Asal Kota: Ngaku Gak Lu!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Review Hungry: Potret Bahaya Alam Liar melalui Serangan Predator Mematikan!
-
Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya
-
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
-
4 Sunscreen Berlabel Water Resistant, Anti-Luntur saat Olahraga Outdoor!
-
Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan
-
Kematian Lansia di Banyumas Terungkap, Diduga Dibunuh Istri Sendiri
-
Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial
-
Menguliti Kebobrokan Sistem Peradilan dalam Series I Will Find You
-
Khianati Chelsea Demi Man City, Tabiat Buruk Enzo Maresca Dibongkar The Blues
-
Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK