/
Rabu, 28 September 2022 | 15:33 WIB
Pendakwah sekaligus seorang dokter bernama Zaidul Akbar (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Youtube)

SuaraCianjur.id – Emosi merupakan sebuah perasaan alamiah dari manusia. Tapi berhati-hatilah untuk memendam rasa emosi karena akan berbahaya untuk diri sendiri atau orang lain, kata dr.Zaidul Akbar.

Emosi terjadi karena reaksi seseorang terhadap situasi tertentu, hal ini biasanya memiliki kaitan dengan aktivitas berpikir seseorang.

Dari apa yang ia dengar dan atau yang ia lihat, seseorang akan berpersepsi terhadap situasi yang terjadi, dan akan mempengaruhi emosi.

Emosi setidaknya terbagi kedalam beberapa hal, seperti emosi terhadap perasaan senang, sedih, takut, hingga marah.

Setiap emosi yang terjadi terhadap reaksi dari segala situasi, perlu dikeluarkan atau diutarakan, terlebih emosi-emosi yang negatif.

Karena jika emosi tidak dikeluarkan, energi negatif hasil dari emosi tidak keluar dari tubuh dan akan tertahan di dalam.

Energi negatif yang seharusnya dikeluarkan menjadi tersimpan dan menumpuk dalam tubuh dan dapat mengganggu pada fungsi organ tubuh.

Melansir kanal Youtube dr. Zaidul Akbar, penyakit berat tidak lepas dari masalah-masalah emosi seseorang yang terbendung dan tidak tersalurkan.

Lebih lanjut ia mengatakan emosi yang terbendung dan tidak dikeluarkan, serta tidak dicari solusinya. Suatu saat nanti emosi itu akan meledak, dan akan menjadi beban pada tubuh.

Baca Juga: Nadiem Makarim Beri Penjelasan, Ternyata Cuma Ini Kerjaan Tim Bayangan yang Personelnya Capai 400 Orang

“Solusi untuk menyalurkan perasaan bisa dengan ngobrol, diskusi, dan bertanya pada ahlinya,” kata dr. Zaidul Akbar.

Menruut dr. Zaidul Akbar, penyakit yang sejatinya harus lebih dikhawatirkan bukanlah penyakit yang berhubungan dengan fisik, melainkan dengan hati.

“Orang-orang yang gampang curiga itu akan mendapatkan konsekuensi terhadap organ dalam tubuh, diantaranya adalah jantung,” tegas dr. Zaidul Akbar.

Lebih lanjut dr, Zaidul Akbar memberikan solusi untuk mengatasi hal ini. Ia mengatakan serahkan semua urusan kita kepada Allah.

“Pasrahkan kepada Allah. Allah tempat kita bergantung, memohon, berdoa,” kata dia.

Kontributor: M. Syaoqi Anan

Load More