/
Jum'at, 30 September 2022 | 15:26 WIB
Es Teh (Foto Ilustrasi / Dok. Suara.com / Unplash)

SuaraCianjur.id- Minum es teh disiang hari bisa melepas dahaga, apalagi minuman manis ini menjadi favorit masyarakat ndonesia. Bahkan tak sedikit minuman ini dipilih untuk melepas rasa haus atau menjadi pilihan utama setelah menyantap makanan.

Tapi perlu diketahui, ternyata es teh manis memiliki dampak negative untuk kesehatan tubuh. Banyak yang menyebut banyak mengkonsumi minum yang satu ini akan bepengaruh terhadap kesehatan jantung.

Benarkah soal itu?

Menurut dokter spesialis jantung dari Heartology Cardiovascular Center Jakarta, Radityo Prakoso, untuk penggunaan gula pada es teh, tidak ada keterkaitannya dengan kesehatan jantung.

Namun jika seseorang tersebut memiliki penyakit diabetes melitus, maka ada baiknya harus membatasi konsumsi gula secara berlebih .

"Penambahan gula pada es teh tidak memiliki kaitan langsung dengan kesehatan jantung. Namun teman-teman yang memiliki diabetes melitus, konsumsi gula harus dikurangi sesuai dengan petunjuk dokter," ucapnya.

Meski tidak memiliki efek negatif terhadap jantung secara langsung, tapi ada beberapa faktor yang kemungkinan bisa menimbulkan efek negatif terhadap seseorang.

1.  Meningkatkan resiko gagal ginjal

Ahli pengobatan darurat dari University of Utah Health Care mengatajan bahwa es teh kaya akan asam oksalat. Jika berlebihan mengkonsumsi minuman es teh, maka asam oksalat tersebut bisa mengendap di bagian organ ginjal.

Baca Juga: Tujuan Ratusan Warga Cianjur Ikuti Seleksi Panwascam untuk Pemilu 2024, Ini Kata Bawaslu

2. Meningkatkan resiko stroke

Minum  es teh manis dengan berlebihan akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh yang memicu naiknya kadar trigiliserida.

3. Memicu batu ginjal

Minum es teh manis itu mengandung oksakat yang tinggi. Jika terlalu banyak dikonsumsi bisa rentan terhadap sakit batu ginjal.

4. Memicu defisiensi zat besi

Tanin dalam kandungan es teh manis bisa menganggu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Load More