SuaraCianjur.id- Ada sebuah pohon yang banyak tumbuh di Indonesia. Bahkan pohon ini merupakan satu diantara banyaj pohon yang berada di surga. Pohon itu bernama gaharu.
Ciri dari pohon ini memiliki warna yang kehitaman dan mengeluarkan bau harum. Makanya pohon gaharu banyak dimanfaatkan industri parfum untuk diambil sarinya.
Bahkan dalam berbagai literasi, kayu dari pohon gaharu bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Seperti sakit perut bisa juga menjadi obat ginjal, asma, hingga antibiotik untuk penyakit TBC.
Melansir dari Channel YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Sabtu (24/9/2022) dirinya mengatakan gaharu adalah pohon surga.
"Gaharu disebutkan sebagai salah satu pohon di surga," kata Zaidul Akbar.
Dirinya mengatakan kalau aroma gaharu digunakan pertama kali kalau seseorang masuk ke dalam surga.
"Bahkan gaharu itu minyaknya, ketika orang-orang pertama kali masuk surga itu dikasi dupa, yang terbuat dari pohon gaharu," terang dr. Zaidul Akbar.
Dijelaskan dr.Zaidul Akbar, kalau pohon ini dalam masa hidupnya akan mengalami perkembangan. Awalnya dari pohon biasa saja sampai jadi pohon spesial dan banyak dicari.
"Gaharu itu Anda bayangkan pohon besar dan untuk mendapatkan gaharu, baru disebut gaharu jika pohon tadi ada kumbang," tuturnya.
Saat kumbang menginfeksi kulit gaharu hingga memicu pohon untuk mengeluarkan resin yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.
"Hewan yang menginfeksi kulit gaharu ini yang kemudian mengeluarkan resin," kata dia.
Resin ini yang kemudian membuat warna pohon dan aromanya akan berubah seiring dengan waktu.
"Resin ini bahan kimia yang ada dalam batang pohon tadi dan tampak berulir-ulir kemudian warnanya sedikit berubah, resin ini akan keluar jika kumbang tadi sudah melukai pohon tadi," pungkas dr. Zaidul Akbar.
Disebutkan dari suber lainnya, selain pohonnya ada juga daun gaharu yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Daun gaharu ini bisa digunakan sebagai teh herbal, yang berkhasiat untuk kesehatan manusia.
Tag
Berita Terkait
-
Selain Obat, Tips Kesehatan Atasi Radang Usus Besar Juga Bisa Pakai Tanaman Ini Kata dr.Zaidul Akbar, Sederhana Kok!
-
Tanpa Sadar Makanan Mati Selalu Dikonsumsi, Kata dr.Zaidul Akbar Waspada Dampaknya, Bikin Tak Ada Gairah
-
Tips Kesehatan Bagi Penderita Kekurangan Hemoglobin Coba Makan Jenis Buah Ini dan Cara Pencegahannya
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN