SuaraCianjur.id- Menyoal jumlah korban tewas dalam tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kepastian soal total jumlah tersebut.
Hal ini sekaligus meralat jumlah sebelumnya yang disebutkan mencapai 174 orang.
"Jumlah korban meninggal dunia 125 orang," tegas Kapolri, Minggu (2/10/2022).
Menurut Lisyto, data itu adalah yang terbaru sebab angka sebelumnya terdapat nama yang ganda. Usai diselidiki ulang jumlah korba meninggal saat ini tercatat sebanyak 125 orang.
Kepolisian akan melakukan investigasi terhadap insiden maut yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin. Penyelidikan akan dilakukan berdasarkan bukti-bukt yang ada di TKP dan keterangan dari sejumlah pihak.
Nantinya hasil penyelidikan akan disampaikan kepada masyarakat luas.
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawn atau yang akrab disapa Iwan Bule menegaskan jika Arema FC akan diberkan sanksi tegas. Arema FC tidak boleh menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
Pihaknya juga mengatakan untuk menghentikan sementara Liga I sambil menunggu proses investigasi dari pihak terkait.
Soal sanksi yang akan diberikan oleh PSSI, pihak manajemen Arema FC mengaku tidak peduli. Manajer Arema FC Ali Rifki mengatakan, saat ini yang terpenting adalah fokus terhadap para korban dan keluargnya.
Baca Juga: Konten Prank KDRT Baim Wong bikin Geger, Awkarin: Beli Empati aja, kan udah kaya!
"Saya dari manajemen tidak peduli dan tidak memikirkan sanksi, dan yang saya pikirkan keluarga korban dan korban," ujarnya saat mendatangi Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022) petang.
Saat bertemu awak media, Ali terlihat menahan tangis. Ucapannya pun lirih dan terbata-bata. Ia juga mengucapkan belasungkawa atas insiden nahas ini.
"Teman-teman turut berduka cita, sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama," ujarnya.
Bahkan Ali mengaku sempat ikut menggotong jenazah Aremania ketika insiden mencekam itu terjadi.
"Banyak yang meninggal, saya ikut angkat jenazah. Ini pukulan besar bagi kita semua," imbuhnya.
Rencananya, manajemen dan tim akan mendatangi para korban satu per satu pada hari, Senin (3/10/2022) besok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sinopsis Cabbage Your Life, Drakor Komedi Baru Park Sung Woong Tentang Kehidupan di Desa
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
"Cukup Aku WNI", Saat Pesimisme Kolektif Jadi Bahasa Generasi
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
Tayang 28 Maret Nanti, Intip Sinopsis Anime Agents of the Four Seasons
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Sinopsis Venom: Dualitas Brutal Tom Hardy, Malam Ini di Trans TV
-
Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya