- Ketua Umum Partai Demokrat AHY merespons putusan MK terkait kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan bagi partai politik peserta Pemilu.
- AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat secara konsisten telah memenuhi kuota tersebut sebagai upaya mendukung kontribusi gagasan politisi perempuan Indonesia.
- Demokrat akan terus meningkatkan rekrutmen kader perempuan potensial untuk menduduki posisi strategis di parlemen maupun eksekutif tingkat nasional dan daerah.
Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan setiap partai politik untuk memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam daftar calon legislatif (caleg).
Dalam putusan tersebut, partai politik yang melanggar terancam digugurkan dari kepesertaan Pemilu.
AHY menegaskan, bahwa bagi Partai Demokrat, aturan tersebut bukanlah hal baru.
Ia menyatakan bahwa selama ini Demokrat telah konsisten memberikan ruang luas bagi kaum perempuan untuk berkiprah di dunia politik.
"Saya rasa ini sesuatu yang memang sudah selama ini kita jalankan. Partai Demokrat selalu mendukung partisipasi perempuan dalam politik dan demokrasi. Kami bahkan memiliki gerakan Srikandi Demokrat untuk mengajak serta kaum perempuan, karena mereka mewakili demografi yang sangat besar di Indonesia," ujar AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Menurut AHY, pemenuhan kuota 30 persen bukan hanya dilakukan untuk menggugurkan kewajiban administratif atau sekadar langkah afirmatif.
Lebih dari itu, ia menilai kontribusi pemikiran dan gagasan politisi perempuan sangat krusial dalam membangun bangsa.
"Ini bukan hanya sekedar langkah afirmatif, tetapi karena kami menilai penting sekali pemikiran, gagasan, dan banyak hal yang bisa diperjuangkan oleh para politisi perempuan kami," tegasnya.
AHY menambahkan bahwa Demokrat selalu berupaya memenuhi syarat tersebut dalam setiap pemilihan legislatif.
Baca Juga: AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
Ia berharap ke depan, semakin banyak tokoh perempuan dari Partai Demokrat yang menduduki posisi strategis, baik di tingkat parlemen maupun eksekutif, di pusat maupun daerah.
Menyikapi putusan MK yang lebih tegas kali ini, AHY menyatakan bahwa Partai Demokrat akan terus meningkatkan rekrutmen dan menyiapkan kader-kader perempuan terbaik.
Ia mengundang perempuan-perempuan hebat di seluruh Indonesia untuk bergabung dan berjuang bersama partai berlogo bintang mercy tersebut.
"Inilah saatnya kita menyiapkan kader-kader terbaik dan merekrut, termasuk membuka ruang kepada kaum perempuan Indonesia di mana pun berada untuk bergabung bersama Partai Demokrat dalam perjuangan ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten
-
MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah
-
Ancaman Tak Terduga di Demo 27 Agustus, Boni Hargens: Waspadai Angsa Hitam
-
Melalui Semarak Merah Putih, BRI Dorong Ekosistem Desa BRILiaN Balbar Sofifi Maluku Utara
-
Dompet Digital Berevolusi, Tak Lagi Hanya Alat Bayar
-
4 Perbedaan Sepeda Gunung XC, Trail, Enduro, dan Downhill dari Fungsi hingga Medan
-
Bukan Cuma 3 Moge, KPK Juga Sita Duit Rp 2,8 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?
-
Waspada Besok! Investor Diramal Ramai-ramai Ambil Cuan saat Demo
-
Polisi Kantongi 2 Alat Bukti Kasus Penipuan Ruben Onsu, Siap Diperiksa Jumat Ini