/
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 18:21 WIB
stop pelecehan seksual (foto istimewa/berbagai sumber)

SuaraCianjur.id- Pelecehan seksual adalah perilaku negatif yang dilakukan kepada korban yang berkaitan dengan hubungan seksual. 

Yang dimaksud hubungan seksual disini adalah hubungan seksual yang tidak diinginkan. Contoh dari pelecehan seksual misalnya meminta melakukan hubungan sex, atau perilaku lain yang menjurus pada tindakan seksual.

Pelecehan seksual tidak hanya berdasar pada hubungan intim lho, akan tetapi secara ajakan secara verbal juga termasuk pelecehan seksual.

Lebih lanjut Komnas Perempuan menyebutkan jika pelecehan seksual merupakan tindakan yang bernuansa seksual. 

Entah itu melalui kontak secara fisik ataupun kontak non fisik. Dampak tersebut membuat seseorang atau korban menjadi tidak nyaman, tersinggung, merasa direndakhan martabatnya, bahkan dapat mengalami gangguan kesehatan fisik dan psikis.

Contoh-contoh prilaku pelecehan seksual secara fisik menurut komnas perempuan diantaranya seperti menyentuh, memeluk, atau mencium tanpa izin.

Sementara prilaku pelecehan seksual non fisik diantaranya seperti mengajak, menggoda, dan ungkapan sejenisnya.

Setiap orangtua wajib mengetahui cara bagaimana agar mereka mampu menjaga anaknya terhindar dari perilaku pelecehan seksual

Melansir @tabu.id berikut cara yang bisa Anda gunakan untuk melindungi anak Anda terhidar dari perilaku pelecehan seksual, diantaranya:

Baca Juga: Cara Mendidik Anak Laki-laki Sesuai Ajaran Islam

1. Biasakan mulai dari dalam keluarga, ketika Anda hendak memeluk, mencium atau memandikan anak Anda. Langkah tersebut mengajarkan Anak untuk mengetahui jika orangtuanya menghormati dirinya dan haknya.

2. Ajarilah anak-anak Anda tentang kesehatan seksual dan reproduksi. Bagi anak, mengetahui bagian tubuh mana yang tidak boleh dipegang oleh orang lain sangatlah penting sebagai bentuk kewaspadaan perilaku pelecehan seksual.

3. Hadirkanlah rasa empati ketika akan Anda sedang bercerita. Bahkan anda pun harus mengetahui siapa saja orang yang dekat dengan anak Anda.

4. Ajarkan mereka tentang apa yang bisa dilakukan ketika mereka menghadapi situasi pelecehan seksual, seperti: 

    - Apa yang harus mereka katakan ketika seseorang menyentuh bagian privat mereka.

    - Kepada siapa mereka bisa bercerita jika ada orang yang ingin atau telah menyentuh bagian privat mereka.

Load More