SuaraCianjur.id- Kuasa hukum untuk keluarga Brigadir J bernama Martin Lukas Simanjuntak mengatakan jika persidangan nanti harus fokus kepada pelanggaran pasal 340 soal pembunuhan berencana.
"Yang diadili di persidangan nanti kan bukan kekerasan seksual ataupun hubungan segala macam. Yang diadili kan (Pasal) 340. Kalau pun nanti itu terbukti, bukan terbukti secara sah dan meyakinkan, tapi hanya dicantumkan dalam pertimbangan," jelas Martin, dikutip dari Suara.com seperti melansir dari kanal Youtube KOMPAS TV, Selasa (11/10/2022).
Kasus ini masih menjadi perhatian masyarakat, karena hingga detik ini apa alasan sebenarnya yang menjadi dasar pembunuhan terhadap Brigadir J. Publik berharap dalam persidangan nanti akan terungkap semuanya.
Seperti yang diketahui, hingga kini motif pembunuhan yang diklaim oleh Ferdy Sambo, masih bersikukuh terhadap dugaan pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi yang disebut-sebut dilakukan oleh Brigadir J.
Meskipun dalam perjalanannya mengungkap kasus ini, penyidik tidak menemukan adanya unsur tersebut.
Martin memiliki pandangan berbeda soal kekerasan seksual yang disebut menjadi pemantik kemurkaan Ferdy Sambo.
Tak ada saksi yang melihat langsung tentang pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, yang katanya terjadi di Magelang.
Menurutnya yang ada hanyalah kesaksian korban hingga hasil asesmen psikiater, yang dinilai sudah membantu Putri yang melakukan kebohongan.
"Jadi apakah kita mau percaya orang-orang seperti ini? Lantas kalau kita ikuti premis mereka pernah nggak sih kita terbayang kalau sebenarnya ya, mungkin saja yang ingin memperkosa adalah PC?" kata dia.
Baca Juga: Kasus Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Akan Dipanggil Penyidik Lagi Kamis Ini
"Karena ketahuan dia malu, dia bilang lah sama ajudan-ajudannya kalau dia diperkosa. Pernah nggak terbayang seperti itu?" kata dia.
Namun begitu, kemungkinan yang diungkapkan oleh Martin, bisa saja terjadi. Hanya saja dirinya sangat menyayangkan kalau Ferdy Sambo bisa langsung berubah muka dan termakan oleh hasutan.
Seharunya ketika kabar tersebut diterima oleh Sambo, alangkah baiknya untuk meminta klarifikasi terlebih dahulu, bukan langsung melakukan eksekusi terhadap Brigadir J.
"Cuma di sini konyolnya Ferdy Sambo main percaya aja mungkin sama istrinya. Harusnya kan ditanya dulu, dipanggil dulu si Yosua ini, bener nggak kamu melakukan ini?" jelas Martin.
Kalaupun itu terbukti, Ferdy Sambo bisa memberikan ancaman untuk melaporkan dugaan tindakan tersebut ke pihak berwenang.
Dengan tindakan dan keputusan yang dilakukan Ferdy Sambo membuat Martin bertanya tentang sosok mantan Kadiv Propam tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Lihatlah Kebahagian Ferdy Sambo dan Brigadir J, saat Sayang Berubah Murka, Sedekat Nadi Kini Jauh Seperti Matahari
-
Catat Segini Jumlah Kekayaan Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso yang Ditunjuk Pimpin Sidang Ferdy Sambo Cs
-
Jadwal Sidang Pembunuhan Brigadir J Dimulai Senin Depan, Ferdy Sambo dan Bharada E Beda Hari
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan