SuaraCianjur.id - Tengkorak jasad manusia ditemukan menggantung
pada sebuah pohon, yang berada di Kampung Sukarame, Desa
Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.
Saat ditemukan pertama kali, tengkorak jasad manusia itu, masih
menggunakan pakaian utuh. Tengkorak jasad manusia itu, ditemukan
oleh warga pada Minggu 16 Oktober 2022.
Tengkorak jasad manusia itu, gunakan baju kaos dengan tulisan SMA
Negeri 1 Sukaresmi.
Angga (30) warga yang pertama kali melihat tengkorak jasad manusia
itu, mengaku kaget saat melihat kondisi jasad tersebut.
Saat itu dirinya tengah akan pergi ke kebunnya. Ditengah
perjalanan, ia mencium aroma yang tidak sedap.
“Saat diperiksa di lokasi yang bau busuk, saya mencari di sekitar
lokasi dan melihat ada mayat menggantung di Pohon Petai yang ada
di tebing sungai batu halang,” ujar dia kepada wartawan, yang
dilansir dari cianjurtoday.com, jaringan suara.com.
Usai melihat langsung kondisi tengkorak jasad manusia itu, lantas
ia melaporkan kepada pengurus RT sampi dengan kepala desa.
Pihak pengurus desa pun langusng memanggil kepolisian dan evakuasi
tengkorak jasad menusia tersbeut. Sementara itu, pihak Polsek
Sukaresmi belum menanggapi penemuan mayat tersebut saat
dikonfirmasi.(*)
Sumber : Cianjurtoday.com
Baca Juga: BMKG Ramalkan Sejumlah Daerah di Jatim Bakal Diguyur Hujan Hari Ini
Artikel ini telah tayang di Cianjurtoday.com berjudul: Wajah Sudah
Jadi Tengkorak, Mayat Berpakaian SMA Ditemukan Tergantung di Pohon
Petai
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran