SuaraCianjur.id – Wirda Mansur ramai dihujat warganet lantaran sebuah video yang menampilkan dirinya tengah bercerita keajiban sedekah yang sudah diberikan.
Dalam video tersebut Wirda Mansur tengah mengendarai mobil mewah senilai 1,4 M yang ia dapat karena keajaiban sedekah senilai Rp 200 juta.
Mobil tersebut merupakan hadiah dari tamu sang Ayah, Ustad Yusuf Mansur. Saat berbincang-bincang dengan tamu tersebut, tiba-tiba Wirda Mansur ditunjukan sebuah Mobil BMW series 5 keluaran terbaru yang sangat ia idamkan.
“Gua pikir sih ini keajaiban karena membesarkan omongan, membesarkan impian terus munculin impian itu plus sedekah. Ceritanya seminggu sebelum tamu itu dateng gue abis sedekah. Ini maksudnya bukan ria ya, tapi motivasi gitu sama temen2 bahwa Kita harus kerja keras buat ngasih orangtua. Jadi ceritanya gue sedekah ada lah 200 jutaan gitu, karena gue mikir gitu gue pengen punya mobil, ini harganya 1,4 M, jadi gue harus sedekah kurang lebih 140 juta oke, tapi gue sedekah 200 juta,” ungkap Wida Mansur.
Video Wirda Mansur tersebut langsung menuai banyak kritikan dari beragai pihak, salah satunya seorang influencer,Kalis Mardiasih.
Mengutip dari Twitter Kalis Mardiasih @mardiasih pada Jumat (21/10/2022) berikut kritikan yang Ia tulis untuk Wirda Mansur:
“Kritik buat Mbak Wirda thing:
1) Sedekah dalam Islam adl dsitribusi pendapatan; Al Hasyr: 7 (agar kekayaan itu tdk beredar di orang kaya yg itu2 saja), dlm Islam kekayaan ga boleh ditimbun, harta kita bukan 100% milik kita. Kita BUKAN NGASIH, tapi MENGEMBALIKAN HAK kaum marjinal.
2) Pemahaman konsep sedekah buat dapat kekayaan yg lebih itu berbahaya sekali.
Baca Juga: Titi DJ Akhirnya Berikan Tanggapan Atas Nasib Lesti Kejora
a) Jadi menganggap ORANG YG BERHAK menerima sedekah semata objek. Kemiskinan jd objek poverty porn buat orang2 kaya. Bukan malah mempertanyakan konsep adil: kenapa mereka miskin dan saya kaya banget?
b) Tujuannya jadi malah bukan distribusi pendapatan untuk membagi kesejahteraan kepada kelompok marjinal, mikirin gimana biar bisa sustain. Tapi berfokus ke diri sendiri, gimana biar dapat mobil 1,xx M. Gimana biar makin kaya lagi. Sedekah bukan begini. Itu pejabat namanya.
Mari sama-sama mengingatkan diri, kalau kita ngasih sedekah itu kita sedang MENGEMBALIKAN HAK mereka2 yg karena kita, mereka kehilangan akses buat sekedar makan, hak tempat tinggal yg layak&aman,hak buat sekolah,dll. Itu hak mereka, barangkali kita bagian dariyg zalim.” Tulis @mardiasih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak