SuaraCianjur.id - Dewi Perssik mengaku sempat mengingat rasa traumanya terdahulu, setelah membaca komentar fitnah yang baru-baru ini ia dapatkan, terkait isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Pasalnya sebuah komentar di media sosial, dengan berani menyebut Dewi Perssik tidak bisa lagi menghasilkan keturunan di masa depan.
“Bohong kalau tidak terganggu dengan komentar itu. Seluruh wanita ciptaan Allah di dunia kan pasti ingin memiliki keturunan,” beber Dewi.
Apalagi Dewi Perssik mengaku merasa sakit hati, karena sebelumnya pernah alami keguguran akibat tindakan KDRT.
“Saya pernah alami keguguran akibat KDRT, jadi saya tahu banget gimana rasanya.”
Pada kesempatan tersebut, Dewi juga menjelaskan jika obrolannya seputar KDRT merupakan cerita pengalaman pribadi miliknya, bukan Lesti Kejora.
Namun, masih banyak pihak yang tak menerima penjelasan tersebut hingga akun media sosial Dewi Perssik sempat dipenuhi ujaran kebencian.
Akibatnya wanita itu harus menempuh jalur hukum untuk menghukum para pelaku yang memberikan komentar kebencian beserta fitnah tentang dirinya.
Pengacara Dewi Perssik, Sandy Arifin turut mengkonfirmasi jika kliennya telah resmi melaporkan beberapa akun oknum yang melakukan pencemaran nama baik.
"Kami secara resmi telah melaporkan beberapa oknum yang melakukan pencemaran nama baik terhadap klien kami,” pungkas Sandy.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan