/
Selasa, 01 November 2022 | 14:58 WIB
Ilustrasi laki-laki yang mencoba menahan amarah pada pasangannya (Freepik/Drobotdean) (Foto Ilustrasi)

Misalnya ‘biasanya apa yang membuatmu lebih nyaman, mungkin itu bisa kamu lakukan lagi?’

6.Dengarkan Baik-baik Apa yang Mereka Katakan

Ulangi kembali apa yang mereka katakan, untuk memastikan kamu telah memahaminya. Kamu tidak harus setuju dengan apa yang dia katakan, tetapi dengan menujukkan kamu memahami perasaannya, kamu sudah memberitahu bahwa kamu menghargai perasaanya misalnya ‘Aku mengerti keadaanmu.’

7. Tawarkan Bantuan dalam Mencari Dukungan Profesional

Kamu bisa menawarkan untuk menemaninya ke profesional seperti dokter atau psikolog, atau membantunya untuk membicarakan hal yang sedang ia rasakan untuk disampaikan kepada kedua orangtuanya.

Coba untuk tidak mengambil kendali dan biarkan dia yang memutuskan.

8. Ketahui Batasan Dirimu

Kamu harus memiliki batasan pada dukungan yang bisa kamu berikan. Karena penting sesekali untuk menjaga diri sendiri.

Beri diri waktu untuk beristirahat dan memproses apa yang sudah mereka ceritakan kepadamu. Cobalah membantunya mencari akses dukungan dari teman, kerabat dan profesional kesehatan mental lainnya yang dapat membantunya juga.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sindir Ikan yang Lepas Dari Kail: Jangan Disesali, Nanti juga Ada Lagi yang Nyangkut

Sumber: Instagram @ayankirma

Load More