Bola / Bola Dunia
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14 WIB
Simak profil lengkap Timnas Iran, sang raksasa Asia yang siap mengguncang Piala Dunia dengan duet maut Mehdi Taremi dan Sardar Azmoun di lini depan. (FIFA)
Baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Iran meminta Amerika Serikat segera menerbitkan visa multiple entry bagi seluruh pemain dan staf timnas.
  • FIFA resmi menyetujui pemindahan markas timnas Iran dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, guna memudahkan mobilitas selama Piala Dunia 2026.
  • Skuad Iran belum menerima visa meski telah menjalani wawancara di Ankara demi menghadapi laga fase grup di Amerika Serikat.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Iran meminta Amerika Serikat memberikan visa multiple entry bagi skuad mereka untuk Piala Dunia 2026.

Permintaan itu muncul setelah FIFA resmi memindahkan base camp Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengatakan seluruh pemain dan staf membutuhkan visa khusus karena harus keluar-masuk wilayah AS selama fase grup berlangsung.

“Amerika Serikat harus memberikan visa multiple-entry kepada semua pemain karena mereka harus meninggalkan dan masuk kembali ke AS berkali-kali,” kata Taj kepada media lokal di Mashhad, Rabu (28/5/2026).

FIFA sebelumnya mengonfirmasi bahwa Iran akan bermarkas di Centro Xoloitzcuintle, Tijuana, Meksiko, selama Piala Dunia berlangsung.

Lokasi tersebut berada dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko dan dianggap lebih memudahkan urusan perjalanan tim.

Timnas Iran (FIFA)

Awalnya Iran memilih kompleks olahraga di Tucson, Arizona, sebagai pusat latihan selama turnamen.

Namun situasi geopolitik dan persoalan visa membuat federasi Iran mengajukan perubahan lokasi.

“Semua base camp peserta Piala Dunia harus mendapat persetujuan FIFA. Syukurlah, permintaan kami untuk memindahkan markas tim dari Amerika Serikat ke Meksiko telah disetujui,” ujar Taj.

Baca Juga: Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah serangkaian pertemuan dengan pejabat FIFA dan panitia Piala Dunia di Istanbul serta diskusi virtual bersama sekretaris jenderal FIFA.

Hingga kini, skuad Iran disebut belum menerima visa Amerika Serikat.

Beberapa pemain dan staf bahkan harus menjalani proses wawancara visa di Ankara, Turki, pekan lalu.

Pemain yang datang langsung dari Iran mengajukan visa secara langsung di kedutaan AS.

Sementara seluruh skuad juga mengurus visa Kanada sebagai langkah antisipasi apabila lolos ke fase gugur yang digelar di wilayah Kanada.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Load More