SuaraCianjur.id- Menko Polhukam Mahfud MD sudah menerima laporan dari Komnas HAM terkait dengan investigasi yang dilakukan dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.
135 orang meninggal dunia dalam peristiwa yang meletus pada hari Sabtu (1/10) lalu.
Mahfud MD mengungkapkan kalau kesimpulan dan rekomendasi dari Komnas HAM lebih keras, dibandingkan dengan temuan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
"Hampir sama ya tetapi ini lebih keras biasanya kan Komnas HAM," jelas Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (3/11/2022) dikutip dari Suara.com.
Dalam laporan yang diterima Komnas HAM terdapat rekomendasi yang terjerat pidana, tidak hanya dari aktor lapangan saja, tapi bagi mereka yang bertanggung jawab secara struktural.
"Artinya, sekarang semua misalnya tindakan hukum pemerintah sudah ada enam tersangka, sudah ada yang ditahan dan seterusnya. Komnas HAM bilang, ya betul itu memang harus ada yang bertanggung jawab, secara berjenjang. Karena yang di atasnya masih banyak lagi," jelas Mahfud MD.
Dirinya mengatakan melalui laporan dari Komnas HAM, bisa saja menambah jumlah tersangka dalam insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang. Saat ini jumlah yang sudah ditetapkan menjadi tersangka sebanyak enam orang.
"Kalau ditambah dengan Komnas HAM tadi bisa delapan bisa 10. Nanti kita kawal juga," jelas Mahfud MD.
Laporan tersebut kata Mahfud MD akan segera diberikan kepada Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Perut Buncit BCL Jadi Sorotan, Netizen Sangka Dihamili Ariel NOAH: Dahsyat Bener Mas Ariel
"Pokoknya kalau sudah masuk ke saya berarti sudah di pemerintah. Berarti tinggal disampaikan ke Presiden," jelasnya.
Selain itu Mahfud MD juga turut menyampaikan berkaitan dengan sejumlah rekomendasi dari TGIPF Kanjuruhan, yang sudah dijalankan, seperti Kongres Luar Biasa PSSI yang akan digelar.
Pemerintah memang tidak boleh ikut campur dalam urusan PSSI kata Mahfud MD. Namun TGIPF memberkan rekomendasi seruan moral, supaya para pengurus PSSI bisa mundur dari jabatannya.
"Kita tidak boleh memecah dan ikut campur organisasinya. Tapi itu tanggung jawab hukum dan organisasi, tanggung jawab moral kan juga harus punya. Oleh sebab itu Anda mundur melalui KLB," terang Mahfud MD.
Rekomendasi lainnya juga menurut Mahfud MD berkaitan dengan renovasi Stadion Kanjuruhan yang sudah dimulai dari sekarang.
"Mulai dari Kanjuruhan sampai nanti itu 18 stadion," ungkap Mahfud. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar