/
Selasa, 08 November 2022 | 12:27 WIB
Foto Istimewa / Tangkapan Layar Polri TV

SuaraCianjur.id - Tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi keluhkan soal suara yang dikecilkan saat mereka menanyai saksi yang dihadirkan dalam persidangan


Hal itu disampaikan oleh Arman Haris yang jadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. 


“Kami tidak keberatan dengan siaran live, akan tetapi saat tim penasehat hukum yang menanyakan kepada saksi, itu suaranya dikecilkan,” kata Arman yang mengeluhkan kepada hakim, seperti yang dilansir dari suara.com, dengan judul : Merasa Istimewakan Jaksa, Kubu Sambo-Putri Ngeluh ke Hakim: Giliran Kami Volume Suara Saksi Dikecilkan.


Menurut Arman, berbeda dengan sat JPU memberikan pertanyaan kepada saksi yang hadirkan. Mereka menunjuk para JPU, disebutArman dapat dengan lantang dan suara besar menanyakan kepada saksi, dalam sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi keluhkan soal suara kecil saat menanyakan saksi (sumber: Foto Istimewa / Tangkapan Layar Youtube Polri TV)

“Jadi kami mohon untuk bisa keadilan yang berimbang kami diberikan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya oleh majelis hakim,” katanya.


Atas permintaa itu, hakim mempertegas jika mereka akan memberikan kesempartan yang sama baik terhadap JPU atau pun pihak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. 


Namun hakim berikan teguran, dimana kedua belah pihak, termasuk pihak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, tidak boleh menanyakan hal yang sudah ditanyakan sebelumnya. 


“Oke kami akan berikan hal itu kesempatan yang sama dalam hal pembuktian, tapi sekali lagi sesuatu yang sudah ditanyakan mohon tidak diulang lagi,” tegas hakim. 


Saat ini sidang masoh berlangsung. Ada 10 orang saksi persidangan yang dihadirkan dalam kasus pembunuhan Brigadir J, dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Baca Juga: Aksi Romantis Ferdy Sambo Terhadap Putri Candrawathi Membuat Riuh Ruang Sidang


10 saksi tersebut diantaranya, Mereka adalah Susi (ART), Damianus Laba Kobam/Damson (Security), Abdul Somad (ART), Alfonsius Dua Lurang (security), Daryanto/ Kodir (ART), Marjuki (security komplek), Adzan Romer (ajudan), Daden Miftahul Haq (ajudan), Prayogi Iktara Wikaton (sopir), dan Farhan Sabilah (anggota Polri). (*)

Load More