SuaraCianjur.id - MUI Sulawesi Selatan segera keluarkan larangan untuk Tarikat Taj Al-Khalwatiy Syekh Yusuf, karena dianggap sesat dan melenceng dari agama Islam.
Aliran tersebut sebenarnya telah dibubarkan organisasinya pada 2019 lalu. MUI Sendiri telah lakukan pengawasan sejak 2016 terhadap kelompok Tarikat Taj Al-Khalwatiy Syekh Yusuf.
“Kalau sudah melanggar prinsip agama itu sudah pasti menyimpang. Misalnya, dari rukun pertama sampai keenam. Salah satunya saja melenceng, itu sudah pasti menyimpang. Misal, nabi diposisikan tidak pada tempatnya, haji tidak mesti ke tanah suci tapi urusan personal. Itu menyimpang,” kata Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakri.
Sesat atau penyimpangan yang dimaksud yakni ereka percaya ada Kitabullah, selain Alqur'an. Kitabullah yang dimaksud adalah kitab yang diajarkan nabi Muhammad SAW kepada Syekh Yusuf di surga yang ditemukan di dalam peti jenazah.
Kemudian mengangkat imamnya sebagai maha guru atau mursyid dan rasul, yang selanjutnya menjadi Tuhan bagi seluruh manusia sejak jam 9, tanggal 9, bulan 9, tahun 1999. Mahaguru itu lalu dituhankan sama seperti Jibril dan Muhammad SAW.
"Pekan ini kita akan diskusikan bentuk larangannya, apakah dalam bentuk edaran, larangan atau fatwa. Nanti didiskusikan bersama komisi fatwa MUI," tegasnya. (*)
Sumber : suarasulsel.id
Artikel ini telah tayang di suarasulsel.id, dengan judul : Dianggap Tak Sesuai Ajaran Islam, MUI Larang Tarikat Taj Al-Khalwatiy Syekh Yusuf di Gowa
Baca Juga: Gelar Festival Swadaya, Gojek Palembang Hibur Dan Apresiasi Para Mitra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan