SuaraCianjur.id- Indonesia mendapatkan angin pujian dari Presiden Dewan Eropa dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat tinggi G20 di Bali.
Presiden Dewan Eropa, Charles Michel memberikan pujian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena menggelar KTT G20 di Bali di tengah situasi yang terbilang sulit.
“Presidensi G20 saat ini merupakan yang tersulit dari yang pernah ada. Pada kesempatan ini saya ingin memberikan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas kepemimpinannya yang sangat baik di G20,” kata Michel dalam konferensi pers di Auditorium Media Center KTT G20 di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11/2022), dikutip dari Suara.com.
Charles Michel mengatakan kalau kepemimpinan dari Presiden Jokowi di KTT G20 pada tahun ini berjalan dengan lancar.
Dirinya juga turut menyampaikan terkait dengan kehadiran dari para pemimpin dunia, serta delegasi di KTT G20. Hal ini demi mempertahankan tatanan dunia multilateral, untuk menghadapi dan menerjang segala tantangan.
Michel juga mengatakan, tekriat dengan Presidensi Indonesia dalam G20, punya peran yang sangat penting untuk sekarang demi mencapai kesepakatan yang diambil secara bersama.
“Sekali lagi saya menyampaikan, selamat kepada Presiden Joko Widodo, saat ini kami bertemu beberapa hari lalu di Kamboja, kami berdua saling menyampaikan hal-hal penting yang perlu dibangun untuk kesuksesan G20,” ucapnya.
Presiden Jokowi sebelumnya turut mengatakan kalau Presidensi G20 Indonesia sekarang adalah presidensi terberat yang ada di dalam sejarah KTT G20.
Situasi penyelenggaraan G20 di Bali dilaksanakan dalam siuasi yang sangat berbeda.
Baca Juga: Masalah Pupuk Jadi Pembuka Presiden Jokowi Dalam KTT G20 di Bali
"Presidensi kali ini memang terberat dalam sejarah G20, dan Indonesia akan bekerja keras," ungkap Presiden Jokowi.
Dirinya mengatakan itu ketika melakukan pertemuan bilateral bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dalam sela-sela rangkaian KTT G20 Indonesia, di The Apurva Kempinski Nusa Dua, Bali, Senin (14/11) kemarin. .
Presiden Jokowi mengatakan ada berbagai macam krisis yang terjadi saat sekarang. Dan ini harus dihadapi oelh semua negara dunia.
Bekerja sama adalah salah satu craa untuk menangani hal itu. Dalam KTT G20 yang akan dilaksanakan selama dua hari ini akan mengangkat tiga isu prioritas terkait dengan arsitektur kesehatan global, transisi energi dan transformasi digital. (*)
Sumber:Suara.com / Antara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Senyaman Nmax Semurah Vario, Burgman 125 Berapaan? Tengok Harga Motor Suzuki Terbaru Februari 2026
-
Fermat no Ryri Umumkan Hiatus Sementara, Ygo Kobayashi Siapkan Manga Baru
-
Kumpulan Promo Imlek 2026 dari Makanan, Hotel hingga Tempat Hiburan
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
-
Macan Tutul di Bandung dan Tragedi Gajah Riau: Siapa yang Sebenarnya Menyerobot Wilayah?
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
5 Rekomendasi Parfum Indomaret di Bawah Rp50 Ribu, Wangi Elegan dan Tahan Lama
-
BI Ungkap Ekonomi Sumsel Tangguh di Tengah Gejolak Global
-
CEK FAKTA: Viral Link Pendaftaran CPNS Kementerian Pertanian 2026, Benarkah?