SuaraCianjur.id - Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus atap ambruk bangunan sekolah, salahs eorang pelaku yang berinisial K mendatangi keluarga korban Fauzi Ajitama, dengan membawa surat pernyataan damai.
Hal itu disampaikan pihak keluarga korban, Bambang Guntawa. Kata dia, pelaku datang dengan membawa tiga surat pernyataan, yang dua diantaranya surat pernyataan perdamaian dan satu surat pernyataan agar tidak menuntut.
Surat tersebut sudah ditandatangi oleh pelaku K dan saksi lainnya dan bermaterai. Tinggal ditandatangani oleh ibu Fauzi, Sintia Carolline Munajab.
"Kami tidak bersedia menandatanganinya dan meminta agar jangan dilakukan saat itu. Karena saat ini kami masih berduka," kata Bambang yang dilansir dari suarajogja.id, Rabu (16/11/2022).
Fauzi Ajitama korban tewas dalam peristiwa ambruknya atap bangunan SD Muhammadiyah Bogor Playen, Gunungkidul. Dalam kasus ini polisi sudah menetapkan dua orang tersangka,
Keduanya ialah K dan rekanya yang berinisial B. Para tersangka merupakan pemborong proyek pembangunan atap sd yang akhirnya ambruk.
Adapun keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena K dan B terbukti mengganti bahan atau material bangunan tidak sesuai perencanaan awal.
Kabar K dan B ditetapkan sebagai tersangka, oleh Polres Gunungkidul diberitakan pada Jumat 11 November 2022.
Anehnya setelah ditetapkan tersangka, keesokannya harinya Sabtu 12 November 2022, K bersama istri dan beberapa orang mendatangi rumah korban Fauzi, untuk meminta damai.
“Sekarang itu bingung. Masih sedih malah diberi surat itu untuk damai," terang dia.
Tersangka K sendiri, menyebut akan kembali datang ke rumah korban Fauzi, untuk mengambil surat yang belum ditandatangi tersebut. Adanya kunjungan dan surat tersebut, pihak keluarga saat ini dirundung kebingungan.
“Keponakan saya (ibu Fauzi), tak bisa tidur karena disodori permintaan perdamaian itu," terangnya.(*)
Sumber : suarajogja.id
Artikel ini telah tayang di suarajogja.id, dengan judul : Keluarga Korban Tewasnya Anak SD Muhammdiyah Bogor Playen Didatangi Tersangka, Diminta Damai dan Tak Menuntut
Berita Terkait
-
Keluarga Korban Tewasnya Anak SD Muhammdiyah Bogor Playen Didatangi Tersangka, Diminta Damai dan Tak Menuntut
-
Menko Muhadjir Pastikan Keluarga Siswa Tertimpa Atap SD Muhammadiyah Bogor Playen Dapat Bantuan
-
Kunjungi SD Muhammadiyah Bogor Playen, Muhadjir Effendy Ingatkan Sekolah untuk Libatkan Ahli Pembangunan Gedung
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
DPR Sepakat Tunjuk Friderica Widyasari Sari Jadi Ketua DK OJK
-
PLTS Terapung Karangkates Siap Pasok Listrik 100 Ribu Rumah
-
Daftar Harga Mobil Hyundai Lengkap Maret 2026, Mana yang Bikin Kesengsem?
-
Viral Istri Ungkap Penyebab Suami Kena Kanker, Berawal dari Sikap Gak Enakan?
-
Bahaya Tramadol Disalahgunakan, Picu Gelisah hingga Tremor
-
Fenomena Panic Buying BBM Hantui Daerah-daerah, Apa Pemicu dan Dampaknya?
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Apa yang Harus Dihindari Ketika Puasa? Ini Hal-hal yang Bisa Mengurangi Pahala Ramadan
-
10 Aktor One Piece Season 2 Paling Mencuri Perhatian, Ada Smoker yang Bikin Panas Dingin!
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI