SuaraCianjur.id- Terjadi hal yang berbeda ketika laga pertandingan perdanan Grup B Piala Dunia 2022 Qatar yang mempertemukan Timnas Inggris vs Iran.
Para pemain Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan mereka ketika melawan Inggris di hari Senin (21/11) kemarin.
Sebelum pertandingan babak pertama bergulir, semua tim biasanya menyanyikan lagu kebangsaan. Tapi para pemain Iran tidak menggerakkan bibirnya, saat lagu kebangasaan mereka diperdengarkan.
Mengutip dari Daily Star disebutkan kalau para pemain Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan mereka, dengan satu alasan yakni sedang melawan rezim yang brutal.
Mereka berani untuk melawan rezim brutal dan sikap itu dipertontonkan kepapada dunia.
Saat ini negara Iran sedang dihadapkan dengan aksi dmeonstarsi secara bersar-besaran, imbas dari tewasnya Mahsa Amini, yang sedang berada di dalam tahanan.
Dalam rangka memprotes hal itu, sebanyak 410 pengunjuk rasa turut dikabarkan tewas dalam insiden rusuh.
Dalam menunjukan sikap solidaritas yang tinggi kepada sesame warga negaranya, para pemain Iran memilih ambil sikap untuk tidak menyanyikan lagu kebangsaan.
Tentu saja keputusan itu mendapatkan dukungan besar dari bek Iran Ehsan Hajsafi. Dia menjadi pemain pertama dari Tim Meli, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada para pengunjuk rasa.
Baca Juga: Diduga Gegar Otak, Piala Dunia 2022 Berakhir bagi Harry Maguire?
"Mereka harus tahu bahwa kami bersama mereka. Dan kami mendukung mereka. Dan kami bersimpati dengan mereka terkait kondisi tersebut," ungkap Hajsafi, dikutip dari Suara.com.
"Kami harus menerima kondisi di negara kami tidak tepat dan rakyat kami tidak senang. Kami di sini, tapi bukan berarti kami tidak boleh menjadi suara mereka atau kami tidak boleh menghormati mereka,” tegasnya.
Dalam pertandingan perdana Grup B di Piala Dunia 2022 Qatar, Iran harus takluk dari Inggris. Skor yang mencolok 6-2 membuat pertandingan perdana mereka jadi pesta gol. (*)
Sumber: Suara.com /Daily Star
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan