SuaraCainjur.id - Viral video penyelamatan seorang anak yang telah tertimbun material reruntuhan bangunan berhasil dievakuasi oleh petugas.
Video tersebut tersebar di WhatsApp grup, warga net. Video dengan durasi 25 detik tersebut, merekam para petugas berbaju pemadam kebakaran bersama dengan anggota polisi dan anggota TNI lainnya tengah melakukan evakuasi.
“Allahuakbar, kasih nafas, kasih nafas,” teriak salah seorang anggota yang ikut menolong.
Pada ungghannya yang dipostng dalam WhatsApp grup tersebut, dituliskan jika anak itu telah terkubur selama dua hari.
“Seorang anak selamat, meski tertimbun reruntuhan selama dua hari, Allahuakbar,” tulis penyebar video dalam WhatsApp Grup, yang dilihat suaracianjur.id, pada Rabu (23/11/2022).
Saat dikonfirmasi kepada pengunggah video tersebut, ia mengatakan mendapatkan video tersebut dari relawan yang tengah melakukan evakuasi di Kabupaten Cianjur.
“Saya dapet info dr relawan/ damkar sekitar pukul 11:30 lokasinya Rawa Cina,” ungkapnya.
Adapun Rawa Cina merupakan salah satu daerah di kampung Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang hancur usai dihantam gempa bumi berkekuatan magnitudi 5,6, pada Senin 21 November 2022, kemarin.
Sampai saat ini belum ada kabar soal temuan anak yang berhasil selamat setelah dua hari terkubur akibat tertimpa reruntuhan bangunan setelah gempa terjadi.
Baca Juga: Panas Dingin Koalisi Gerindra dan PKB, Prabowo-Cak Imin Sama-Sama Ngotot Jadi Capres
Melansir dari suarabogor.id, sampai dengan hari ini 151 orang dinyatakan hilang, pasca gempa bumi di Cianjur.
Tim SAR pun tengah melakukan pencarian terhadap orang-orang yang dilaporkan dan dikabarkan hilang pasca gempa bumi.
Ratusan personel Tim SAR disebar ke 12 kecamatan di Cianjur yang terdampak gempa bumi.
Upaya pencarian akan dilakukan oleh dua tim, yakni Tim Potensi SAR dan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak