SuaraCianjur.id- Ada dugaan kalau mantan dari Kapolda Kalimantan Timur bernama Irjen Herry Rudolf Nahak turut menerima upeti suap dalam bisnis tambang ilegal batu bara.
Hal itu disebutk oleh mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri, Hendra Kurniawan. Dia menyebut adanya dugaan Irjen Rudolf Nahak terlibat dalam hal tersebut, sudah berdasarkan bukti yang ada.
Hendra mengatakan dugaan suap yang diterima oleh Irjen Herry Rudolf itu menggunakan mata uang asing yakni Singapura.
"Itu kan semua ada bukti-bukti," ucap Hendra Kurniawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022), dikutip dari Suara.com.
Mantan anak buah Ferdy Sambo ini juga mengatakan, kalau Irjen Herry Rudolf turut diduga menerima upeti sebesar Rp5 miliar.
Hanya saja untuk hal ini Hendra menyarankan supaya menanyakan lebih lanjut kepada yang bersangkutan secara langsung.
"Tanya pejabat yang berwenang aja ya," ungkap Hendra.
Hendra Kurniawan sebelumnya juga turut mengakui kalau Propam Polri pernah mengusut adanya dugaan keterlibatan dari Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, di dalam kasus suap tambang ilegal di Kaltim ini.
"Betul-betul. Tanyakan pada pejabat yang berwenang," jelas Hendra.
Suami dari sepupu Ariel NOAH ini, mengatakan kalau penyelidikan soal kasus itu berdasarkan dari data, bukan hanya kabar burung saja.
Kata dia, pengusutan dalam hal ini adalah tindakan yang memang pernah dilakukan oleh pihak Propam Polri.
"Kan ada datanya, nggak fiktif. Ya kan sesuai faktanya begitu," jelas Hendra.
Sementara itu, pengakuan dari Ferdy Sambo sebagai mantan Kadiv Propam Polri, mengatakan soal adanya surat perintah penyelidikan dalam kasus keterlibatan dari Kabareskrim Polri, yang berkaitan dengan bisnis tambang ilegal.
Kasus ini ramai dan mencuat ketika Ismail Bolong mantan anggota Polri memberikan pernyataan yang menggemparkan soal adanya dugaan keterlibatan pejabat di tubuh Polri.
Ferdy Sambo turut membenarkan ketika dirinyamasih menjadi anggota Polri dan duduk di kursi Kadiv Propam, menandatangani surat tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Sebut Kabareskrim dan Eks Kapolda Kaltim Terima Suap Tambang Ilegal, Hendra: Tunggu Aja Ismail Bolong kan Sedang Dicari
-
Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan
-
Ismail Bolong Setor Uang Miliaran dari Tambang Ilegal ke Komjen Agus, Klarifikasi Akui Ditekan Hendra Kurniawa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
Bikin Video Berakhir Insiden Berdarah, Cinta Laura Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia
-
ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh