“Pas nyampe di lapangan banguna udah roboh semua asrama pada roboh, sekolah udah roboh. Pas lihat masjid itu plafornnya itu udah kebawah semua hancur,” jelas Cecep.
Ketika dirinya di lapangan Cecep melihat banyak orang yang terluka.
“Banyak yang sudah terluka banyak yang digendong. Semua pada nangis baca Asmaul Husna dan Sholawtan. Terus pas gempa susulan disuruh pergi ke kebun,”jelasnya.
Cecep pada saat itu berlari menyelamtkan diri meninggalkan segalanya termasuk ponsel.
Cecep mengatakan dirinya tidak kuat ketika mendengar teriakan dan melihat darah yang terluka dari teman-temannya.
“Iya nangis ke aku, as dilihat tuh tangannya udah sobek, ininya juga (bibir) berdarah. Kepikirannya karena roboh-roboh bikin syok gitu kan ada teriakan. Terus banyak darah juga. Jadi bikin trauma, ” ungkapnya.
Bahkan kata Dinar kalau adinya itu masih takut untuk kembali ke Pondok Pesantren, karena gempa.
“Takut balik ke pondok karena takutnya gempa lagi,” terang Cecep. (*)
Sumber: Youtube TRANS TV Official
Baca Juga: Faktor Cuaca dan Jalan yang Terputus Jadi Kendala Pencarian Korban Tertimbun Gempa Cianjur
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan