SuaraCianjur.id - Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto menuduh Ferdy Sambo menerima uang setoran dari Ismail Bolong, soal tambang ilegal.
Tuduhan jenderal bintang tiga itu, setelah ada klarifikasi dari Islamil Bolong yang menyebut nama anak buah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan.
"Jangan-jangan mereka yang terima dengan tidak teruskan masalah, lempar batu untuk alihkan isu," ujar Agus.
Agus mengatakan, tuduhan kepadanya yang disebut menerima uang dari tambang ilegal, sudah dikonfirmasi oleh Ismail Bolong.
Kata Agus, pernyataan Ismail Bolong yang menuduh dirinya terima uang dari tambang ilegal, karena ditekan oleh mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan.
"Apalagi sudah diklarifikasi karena dipaksa," kata Agus.
Namun terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Hendra Kurniawan telah membantah memaksa Ismail Bolong membuat tuduhan ke Kabareskrim.
Untuk diketahui, Kabareskrim Agus Andrianto, kini tengah jadi perbincangan publik.
Namanya diseret oleh Ismail Bolong, telah menerima uang setoran dari tambang ilegal.
Dalam pernyataannya, Ismail mengatakan memberikan uang kordinasi untuk Agus dengan total enam miliar.
“Terkait dengan kegiatan yang saya lakukan saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim yaitu ke bapak Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto dengan memberikan uang sebanyak tiga kali yaitu pada bulan September 2021 sebesar Rp2 miliar, Oktober 2021 sebesar Rp2 miliar dan November 2021 sebesar Rp2 miliar," kata Ismail Bolong.
Namun setelah mencuat pernyataan tersebut, Ismail Bolong pun langsung memberikan klarifikasi.
Ia mengatakan video pernyataannya tersebut dibuat pada Februari 2022 di bawah tekanan dari Hendra Kurniawan yang ketika itu menjabat Karopaminal Divisi Propam Polri.
Namun melalui kuasa hukumnya, Hendra pun membantah ia telah menyuruh Ismail Bolong untuk membuat pernyataan yang menyudutkan Kabareskrim.
“Tidak benar bahwa klien saya menekan IB (Ismail Bolong) untuk membuat video testimoni itu. IB berbohong dan memfitnah klient saya, mengada-ada bila klien saya melakukan penekanan/intervensi atas video testimoni yang bersangkutan mengenai penambangan batu bara ilegal," kata Henry Yosodiningrat, pengacara Hendra.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: ASIsrael Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Solusi Sewa Kantor Jakarta Selatan: Fleksibel untuk Startup, Ideal untuk Korporasi