- Seorang sopir angkot berinisial P membakar rekan seprofesinya, S, di Kebon Melati, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 25 April 2026.
- Insiden dipicu perselisihan perebutan lahan mangkal hingga pelaku menyiramkan bensin dan membakar korban saat sedang mengemudikan angkotnya.
- Korban mengalami luka bakar 40 persen dan kondisi kritis sehingga harus menjalani penanganan medis intensif serta operasi bedah.
Suara.com - Polsek Metro Tanah Abang tengah memburu seorang sopir angkot berinisial P (38) yang diduga membakar rekan seprofesinya, S (52), pada Sabtu (25/4/2026).
Insiden yang terjadi di Jalan KH Mas Mansyur, Kebon Melati, Jakarta Pusat tersebut mengakibatkan korban menderita luka bakar serius hingga 40 persen.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa korban dibakar saat sedang mengemudikan angkotnya.
"Untuk luka bakar 40 persen dengan area sebaran luka bakar kuping, lengan kiri, pinggang, dan paha kiri," ujar Dhimas saat dihubungi, Minggu (26/4/2026).
Kondisi korban saat ini dilaporkan masih kritis dan harus menjalani penanganan medis intensif, termasuk transfusi darah karena kadar hemoglobin (HB) yang rendah.
Tim dokter bedah menurut Dhimas rencananya akan melakukan tindakan operasi pada Senin besok.
"Hari ini sedang transfusi HB karna HB rendah. Besok rencana operasi pengangkatan luka bakar oleh team dokter bedah," tuturnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini dipicu oleh perselisihan terkait jatah tempat mangkal.
Pelaku diduga menyerobot urutan antrean, sehingga ditegur oleh korban. Tidak terima dengan teguran tersebut, pelaku kemudian menyiramkan bensin ke arah korban.
Baca Juga: 7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
"Pelaku langsung menyiramkan bensin mengenai tubuh korban di dalam angkot dan dinyalakan dengan korek, menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan angkot terbakar," ungkap Dhimas.
Hingga kekinian, pihak kepolisian telah memeriksa empat orang saksi untuk mendalami kasus tersebut.
Polisi menegaskan bahwa identitas pelaku telah dikantongi dan tim di lapangan sedang melakukan pengejaran intensif.
"Empat saksi (diperiksa). Untuk pelaku petugas masih melakukan pencarian," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian