/
Selasa, 29 November 2022 | 11:27 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo memastikan kalau makanan yang dibagikan kepada para pengungsi korban gempa Cianjur terbebas dari racun. (Foto: Dok Humas Polda Jawa Barat)

SuaraCianjur.id- Setiap makanan yang ada di dapur umum sebelum dibagikan kepada para korban gempa Cianjur yang berada di posko pengungsian harus dicek terlebih dahulu.

Pihak keamanan turut memastikan soal makanan tersebut. Pemeriksaan dilakukan melalui test food dan security food.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan kalau hal itu penting dilakukna, agar tidak terjadi sesuatu ketika dikonsumi oleh para pengungsi korban gempa CIanjur.

"Jadi ini upaya yang kita lakukan untuk jaga keamanan dari menu yang disajikan dapur umum buat para pengungsi,” kata Kombes Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis yang diterima cianjur.suara.com, Selasa ( 29/11/2022).

Pihak keamanan menjaga kerawanan dari berbagai makanan yang disajikan, agar tidak ada racun dalam makanan-makanan itu.

“Kita jaga kerawanan-kerawanannya agar tidak ada racun yang bisa sebabkan sakit bagi para pengungsi, kita cek kandungannya," jelasnya.

Pengecekan makanan dilakukan setiap hari oleh para ahlinya dengan teliti dan memeriksa kandungan dari makanan tersebut.

Tim dapur umum sedang menyiapkan makanan bagi para korban gempa Cianjur yang tinggal di posko pengungsian. (sumber: Foto: Dok Humas Polda Jawa Barat)

"Kita lakukan setiap hari. Setiap memasak akan dilakukan security Food dengan lakukan pengecekan yang ada dalam kandungan makannya," ucap Kombes Ibrahim Tompo.

Melalui tahapan test food dan security food, supaya makanan teteap terjaga dari tangan jahil dan ketika dimakan oleh para pengungsi adalah makanan yang aman.

Baca Juga: Pinkan Mambo Singgung Fisik Lesti Kejora : Enggak Teralu Cakep Buat Rizky Billar

"Dengan harapan apa yang dikonsumsi pengungsi aman dan tidak menimbulkan efek penyakit," ungkap Tompo.

Ibrahim Tompo mengatakan, kalau security food dilakukan 30 menit sebelum makanan itu dibagikan keadap para korban gempa Cianjur.

"Security food dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan dibutuhkan waktu sekitar 15 sampai 30 menit, sesuai progres masakan, nanti pada saat disajikan tepat waktu," jelasnya. (*)

Load More