SuaraCianjur.id – Seleb Tikok Clara Shinta buka suara soal tudingan perebut laki orang alias pelakor yang akhir-akhir ini menyeret namanya.
Sebelumnya, Clara Shinta diberitakan menjadi simpanan seorang pejabat penting negeri ini, bahkan kemewahan yang kerap kali ditampilkannya, disebut pemberian dari kekasih gelapnya tersebut.
Saat diundang menjadi bintang tamu dalam program Rumpi, Clara Shinta memberikan klarifikasi atas isu miring yang beredar.
Seleb TikTok tersebut mengaku kaget saat pertama kali mengetahui dirinya tengah jadi bahan gunjingan warganet. Namun, ia sepenuhnya menyadari tidak dapat mengontrol apa yang dipikirkan orang lain terhadapnya.
"Pertama syok pastinya yah ka. Kedua saya tidak terlalu menanggapi karena saya nggak bisa ngekontrol pemikiran orang tentang saya," kata Clara Shinta di program Rumpi yang tayang pada Kamis (1/12/2022).
Sikap diam yang diambil Clara Shinta selama ini nyatanya bukan berarti ia mengakui semua hal yang dituduhkan, namun ia menunggu isu ini mereda agar dia bisa ungkapkan kebenarannya.
"Saya biarkan mereka mengeluarkan berita-berita atau statement apapun yang pengen mereka keluarkan, setelah mereka mereda, baru saya omongkan nanti yang sebenernya," ungkap Clara Shinta.
Seleb TikTok sekaligus pengusaha produk pelangsing ini pun mengatakan bahwa hal yang hari ini dipercayai warganet, berbeda dengan realitas.
"Bahwa semua berita yang beredar itu tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya," terang Clara Shinta.
Baca Juga: Para Suami Wajib Tahu! Pentingnya Metode Seksual Tantra untuk Puaskan Istri di Atas Ranjang
Clara Shinta Sebut Ada Orang Iri Terhadap Kesuksesannya
Dalam unggahan sosial media-nya, Clara Shinta kerap kali menampilkan dirinya sebagai Independen Women, wanita yang berhasil sukses di usia muda.
Selain itu, Ia juga selalu memamerkan mobil mewah yang berhasil dibelinyadari hasil usaha. Salah satu akun anonim yang menyebutkan bahwa mobil mewah tersebut adalah pemberian dari pejabat kaya.
Akun tersebut juga mengatakan usaha yang ditekuni Clara Shinta saat ini dimodali penuh oleh pria tersebut. Hal ini tentu membuat warganet mengaitkan semua kekayaan yang ditampilkan Clara Shinta di media sosialnya bukan atas usahanya sendiri.
"Jadi di sini mungkin netizen harusnya jeli menilai bisa memilah milah bahwa tidak semua berita itu bisa dikait-kaitkan," kata Clara Shinta.
Menurut Clara Shinta, isu tersebut dibuat oleh orang-orang yang iri terhadap kesuksesannya.
"Jadi kayak ada isu ini dikaitkan sama pekerjaan aku sebelumnya. Kayak mungkin nggak terima ih kok bisa sukses sih di usia muda," pungkas Clara Shinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Ulang Tahun Terburuk
-
Yellowface: Satir Pedas R.F. Kuang tentang Plagiarisme dan Industri Buku
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
-
Sinopsis The Dinosaurs, Kisah Epik Kebangkitan dan Kepunahan Dinosaurus dengan Visual Menakjubkan
-
5 Alasan Kenapa Drama Korea No Tail to Tell Wajib Masuk Watchlist Kamu!
-
Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?