SuaraCianjur.id- Korea Selatan dikalahkan oleh Brasil di babak 16 besar Piala Dnia 2022 dengan skor telak 4-1.
Gagalnya Timnas Korea Selatan membuat Kapten dari Negeri Ginseng bernama Son Heung-min meminta supaya tidak menyalahkan timnya usai dibantai Neymar cs di Piala Dunia kali ini.
Semua skuad Korea Selatan sudah memberikan segalanya dalam pertandingan di Piala Dunia 2022. Mereka berjuang keras, untuk menaklukan lawan-lawannya termasuk mengalahkan Portugal di fase akhir pertandingan grup.
“Kami telah memberikan segalanya, dan jangan salahkan kami,” ungkap Son usai pertandingan dikutip dari FIFA.com, Selasa (6/12/2022).
Son mengatakan kemampuan dari para pemain Brasil masih jauh dengan para rekan setimnya. Apalagi Brasil pernah menjadi juara dunia berkali-kali.
Bahkan dalam pertandingan di 16 besar Brasil adalah lawanyang tangguh, dan ketika diberikan ruang maka mereka berupaya untuk menciptakan gol.
“Para pemain Brasil ini, jika diberikan ruang maka mereka akan mencetak gol. Saya tak ingin menyalahkan siapa pun di tim kami, karena kami telah memberikan segalanya,” jelas Son.
Pemain dari Tottenham Hotspurs ini memuji kemampuan kepada kemampuan bermain dari rekan setimnya yang masih muda. Korea Selatan sudah memebrikan perlawanan yang luar biasa dari awal laga.
"Saya sangat bangga dan senang para pemain muda ini, bisa melakukan tugas yang luar biasa untuk tim nasional dan untuk negara," terangnya.
Baca Juga: Kalah Adu Penalti dari Kroasia di Piala Dunia 2022, Pelatih Jepang Bebaskan Anaknya Jadi Algojo
Pencapaian dari para pemain Korea Selatan ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 adalah target yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Usai menembus semifinal di tahun 2002 silam, kali ini Korea Selatan baru masuk lagi ke babak 16 besar.
Disamping itu, kekalahan Korea Selatan dari Brasil turut menambah catatan kelam sejarah kelam tak pernah menang ketika berhadapan dengan Amerika Selatan, di tujuh kesempatan terakhir dalam edisi Piala Dunia. Catatannya dua kali seri dan lima kali kalah.
Brasil yang sejak kick off di babak pertama langsung mengendalikan jalannya pertandingan dan mendominasi penguasaan bola. Korea Selatan hanya sanggup mengimbangi dengan menerapkan skema bertahan.
Pertandingan tersebut berjalan dengan Brasil sukses menekuk Korea Selatan dengan skor 4-1. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati