/
Senin, 05 Desember 2022 | 09:33 WIB
Pemain Timnas Brasil dan Neymar ketika berada di bangku cadangan. Neymar ditarik keluar akibat cedera yang didapat dalam pertandingan pertama melawan Serbia. (Foto: Suara.com / AFP)

SuaraCianjur.id- Neymar dikabarkan sudah sembuh dari cideranya dan dipastikan akan bermain ketika Brasil melawan Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Tite turut memberikan konfirmasi soal nasib kesehatan dari Neymar. Katanya dia sudah pulih dari cedera engekalnya.

Tite mengatakan dia bisa kembali tampil di pertandingan 16 besar ketika melawna pasukan Korsel pada haru Selasa (6/12/2022) dini hari WIB.

Sebelumnya Neymar mengalami cedera dibagian pergelangan kaki, ketika laga perdana fase grup melawan Serbia. Dua pertandingan membuat Neymar absen dan tak ikut berjuang.

Terkini kata Tite, kalau Neymar Sudha sembuh dan siap untuk merumput kembali.

"Mengenai Neymar dia akan berlatih sore ini dan bila dia baik-baik saja, dia akan bermain besok," ucap Tite dikutip dari Antara seperti melansir dari AFP.

Kalau Neymar bisa bermain bukanlha kabar baik bagi pelatih Korea Selatan, Paulo Bento.

"Kami munafik jika kami mengatakan kami lebih suka bermain melawan Neymar. Itu bohong, kami lebih suka dia tidak bermain, tetapi jujur saja saya selalu lebih suka pemain terbaik untuk bermain,” kaa Bento.

Kemudian jarak waktu pertandingan dari sebelumnya ke jawal yangbaru turut dikeluhkan oleh beberapa peserta, termasuk.

Baca Juga: Jefri Nichol Tampol Haters Sampai Nungging! Biang Kerok Guiddo Illyasa dan Rizky Billar Ditantang, Vindes Terseret

Menurutnya ada jarak waktu yang begitu deka tantara pertandingan grup terakhir dan babak 16 besar.

"Setelah kelelahan fisik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, ada juga kelelahan emosional setelah pertandingan melawan Portugal. Saya memutuskan untuk membiarkan para pemain beristirahat kemarin, kami baru berlatih pagi ini,” ucapnya.

Jarak waktu yang begitu dekta kata Bento menjadi beban bagi mereka.

"Tentu saja itu menjadi beban bagi tim. Ini beban tambahan dibandingkan dengan Brazil, yang mengubah susunan pemain untuk pertandingan terakhir mereka, mereka melakukan sesuatu yang tidak dapat kami lakukan di pertandingan terakhir,” terang Bento. (*)

Load More