SuaraCianjur.id - Konten prank yang dilakukan oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven memasuki babak baru.
Sempat mandek beberapa saat, kini proses hukum pada Baim Wong dilanjutkan karena desakan dari berbagai pihak.
Polres Metro Jakarta Selatan telah menaikkan status kasus Baim Wong ini.
Meskipun kasus sudah dinaikkan, status Paula Verhoeven dan Baim Wong masih berstatus sebagai saksi.
Hal ini dijelaskan oleh AKP Nurma Dewi selaku Kabid Humas Polres Metro Jakarta Selatan.
"Untuk kasus yang dilaporkan tentang prank yang di Kebayoran Baru itu sekarang masuk tahap penyidikan," ungkap AKP Nurma Dewi.
"Jadi untuk sementara ini kita sudah memeriksa dua orang anggota polisi waktu kejadian, kemudian satu orang pelapor, hari ini jam 1," sambungnya.
Baim Wong dan Paula Verhoeven masih berstatus saksi
Meskipun konten prank KDRT ini sudah muncul pada bulan Oktober, nyatanya hingga Desember kasus ini belum juga selesai.
Sebab, saat ini kasus baru saja dinaikkan dan Baim Wong serta Paula Verhoeven masih berstatus sebagai saksi.
"Untuk status dari terlapor, masih saksi terlapor," ucap AKP Nurma Dewi.
Walaupun begitu, jika diperlukan untuk dimintai keterangan, Baim Wong dan Paula Verhoeven akan tetap dipanggil.
"Jika memang kita butuh keterangan dalam menangani kasus yang ada, pasti kita panggil dan minta keterangan," lanjutnya.
Keterangan dari Eko, sang pelapor
Menanggapi mulai adanya pergerakan dari polisi untuk memproses kasus prank KDRT, Eko merasa dirinya cukup senang.
Sebab, Baim Wong dan Paula Verhoeven tidak bisa dibiarkan bebas setelah mempermainkan instansi kepolisian.
"Progresnya cukup bagus, Alhamdulilah menggerakkan," ucap Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati