SuaraCianjur.id - Ferdy Sambo tidak menerima atas perlakukan Bharada E, dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Kemaharan Ferdy Sambo, dilatarbelakangi pengakuan Bharada E saat dalam pemeriksaan di Bareskrim.
Pengakuan Bharada E, kata Ferdy Sambo menyebabkan istrinya Putri Candrawathi terpaksa harus menjadi tersangka hingga menjadi terdakwa dalam kasus ini.
"Kalau Saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian Saksi menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab, tapi kita berdua yang bertanggung jawab. Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan!" tutur Ferdy Sambo dalam persidangan kemarin, seperti yang dikutip dari Suara.com, pada Rabu (14/12/2022).
Kekesalan Ferdy Sambo pada Bharada E bukan hanya masalah istrinya yang menjadi tersangka dalam kasus ini.
Sambo juga kesal kepada Bharada E, karena memberikan kesaksian yang bohong menurut Sambo.
Maksud Ferdy Sambo, dirinya terpaksa harus di bawa ke Mabes Polri oleh seseorang Jendral polisi bintang dua, karena kesaksian Bharada E yang dianggapnya berbohong.
"Saya dibawa bintang 2 ke Mabes Polri (karena) kebohongan dia tanggal 5, tapi kemudain saya mengubah dan mengakui semuanya di tanggal 8 dengan berita acara yang ada," katanya.
Ferdy Sambo pun menegaskan, dirinya akan bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi. Namun begitu, Sambo mengungkapkan ia tidak akan bertanggung jawab atas apa yang ia tidak perbuat.
Baca Juga: Harapan Cak Imin untuk Yudo: Buat Inovasi Bagi TNI, Tak Hanya Lanjutkan Program Andika Perkasa
“Saya akan bertanggung jawab terhadap yang saya lakukan, tapi saya tidak akan bertanggung jawab terhadap apa yang tidak saya lakukan," sambungnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siak dan Kampar Menjadi Tujuan Migrasi Penduduk di Riau
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember