SuaraCianjur.id - Keputusan politis Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bergabung dengan Partai Golkar menuai sorotan. Keputusan menerima Ridwan Kamil juga disebut sebagai langkah menyingkirkan sang rival di Pilgub 2018, Dedi Mulyadi, yang juga 'dedengkot' Partai Golkar di Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan Politisi Senior Partai Golkar Purwakarta, Munawar Kholil. Ia mengatakan keputusan Airlangga menerima Ridwan Kamil, disadari atau tidak, sama saja dengan menyingkirkan Dedi Mulyadi.
"Peluang DM (Dedi Mulyadi) dalam mendapatkan dukungan Golkar untuk mencalonkan Gubernur Jabar yang selama ini menjadi ambisinya pasti tidak akan kesampaian," kata Munawar Kholil kepada awak media dikutip cianjur.suara.com, Kamis (19/1/2023).
Ia bisa memastikan Partai Golkar akan memberikan dukungan dan rekomendasi kepada Ridwan Kamil dibandingkan ke Dedi Mulyadi. Hal itu, kata Munawar, sesuai dengan pidato Ketum DPP Golkar Airlangga di Bandung beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, kehadiran Ridwan Kamil juga disebut bakal menurunkan ketokohan DM di Golkar Jawa Barat. Ia juga memprediksi bakal ada dinamika di kepengurusan DPD Parta Golkar Purwakarta, kota asal Dedi Mulyadi.
"Punggawa Golkar Purwakarta yang ada benang merah dengan DM, pasti ditarik mundur," kata dia.
Munawar mengatakan dinamika politik di tubuh Partai Golkar, khususnya Jawa Barat dan Purwakarta, dipengaruhi dengan konflik Dedi Mulyadi dan istrinya Bupati Anne Ratna Mustika.
Perkara perceraian Dedi Mulyadi dan Anne yang kini masih bergulir di pengadilan agama sangat berpengaruh terhadap partai.
Seperti diketahui, Ridwan Kamil resmi bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu. Momen bergabungnya RK ke Golkar juga dihadiri langsung Airlangga Hartarto yang memakaikan jas partai serta menyerahkan kartu anggota.
Baca Juga: Prediksi Villarreal vs Real Madrid di Copa del Rey: Preview, Susunan Pemain, Head to Head dan Skor
Ridwan Kamil mengutarakan alasannya bergabung dengan Golkar. Menurutnya ada kesamaan semangat dan visi antara dirinya dengan Partai Golkar. Faktor sejarah juga menjadi pertimbangan Emil. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat
-
Jung Woo dan Krystal Jung Bintangi Film Jjanggu, Tayang 22 April
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS
-
Jawaban Hanung Bramantyo soal Kemungkinan Garap Film tentang Ani Yudhoyono
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026