SuaraCianjur.id – Cianjur tak hentinya terus diguncang gempa. Selasa (24/1/2023) dini hari, sekitar pukul 02.45, gempa mengguncang dengan magnitudo 4,4 SR.
Berdasarkan data dari BMKG, titik pusat gempa berada di koordinat 6.81LS, 107.04BT atau 11 km barat laut Kabupaten Cianjur di kedalaman 10 km.
Sejauh ini, sudah terjadi 482 gempa susulan, dan gempa susulan ini merupakan gempa susulan terbesar setelah gempa pertama pada Senin (21/11/2022) yang memporakporandakan Cianjur.
Gempa susulan ini sontak membuat panik masyarakat. Di cuplikan video yang berseliweran di twitter, masyarakat panik dan langsung berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.
Adapun, saat ini BPBD Kabupaten Cianjur sedang menyisir setiap wilayah untuk memeriksa dampak gempa.
“kita masih tunggu laporan dari petugas lapangan, karena gempanya memang besar. Dikhawatirkan ada dampak besar terutama disekitar pusat gempa,” ungkap Ketua BPBD Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal.
Dari data yang dihimpun, terdapat sejumlah warga yang terluka akibat reruntuhan. Beberapa korban adalah anak-anak. Korban reruntuhan ini tersebar di beberapa wilayah seperti Desa Sarampad, Desa Cijedil, Desa Cugenang, dan Desa Ciputri.
Gempa ini juga dirasakan oleh beberapa wilayah seperti Sukabumi, Bogor, Bandung Barat, Purwakarta, hingga Jakarta. (*)
Baca Juga: Prediksi Lineup dan Skor Laga Big Match Serie A Lazio vs AC Milan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati