SuaraCianjur.id – Seperti yang diketahui, isu pencalonan ketua PSSI semakin menyeruak. Berbagai nama calon bermunculan baik untuk posisi ketua umum maupun wakil ketua umum. Untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan kursi kepemimpinan, PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa pada 16 Februari 2023 mendatang.
Dalam pemilihan ketua dan wakil ketua PSSI, selalu dikaitkan dengan isu tidak sedap, tak terkecuali tentang praktik jual beli suara. Bukan tanpa alasan karna praktik ini sudah menjadi rahasia umum.
Hal ini sebagaimana yang diungkap oleh Kurniawan Dwi Yulianto, mantan pemain timnas Indonesia, saat diwawancara dalam podcast SPEAK UP dengan mantan ketua KPK, Abraham Samad.
Dirinya mengaku pernah mengikuti pencalonan pada tahun 2017, dan kaget karna banyak oknum yang menawarkan jual beli suara.
“saya tahun 2017 sempat mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI. Saya kaget, saya ditelepon beberapa orang yang saya gak kenal, bahkan dia bertanya, Kurniawan dibelakangmu siapa sebenarnya? Saya bisa dapetin sekian suara, satu suara sekian rupiah,” ungkap Kurniawan.
Dalam podcats tersebut, Kurniawan mengaku tidak mengetahui siapa yang meneleponnya.
“saya tidak tahu siapa dia, mungkin calo atau apa lah, saya tidak tahu,” lanjut Kurniawan.
Bukan tanpa alasan Kurniawan berani membeberkan hal ini. Dirinya merasa berani karena dia mengalami betul upaya praktik jual beli suara saat Kongres PSSI.
“saya berani ngomong karena saya mengalami hal ini,” pungkas Kurniawan. (*)
Baca Juga: Sindir Banyak Partai Bicara Tentang Anies Tapi Tak Pernah Deklarasi, NasDem: Bingung Juga Kita
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi