SuaraCianjur.Id- Kasus dugaan KDRT Venna Melinda dan Ferry Irawan membuat youtuber Denny Sumargo mendapatkan somasi dari pihak Ferry Irawan. Pasalnya, Denny Sumargo menayangkan video permohonan maaf Ferry Irawan di kanal Youtube nya.
Awal dari permasalahan ini adalah saat pria 41 tahun ini menayangkan video permohonan maaf Ferry Irawan di Youtube nya saat ngobrol bersama Athalla Naufal dan Verrel Bramasta.
Ia diduga ikut menyebarluaskan video tersebut dan membuat kuasa hukum dari Ferry Irawan, Sunan Kalijaga memberi somasi terbuka.
Dikutip dari Youtube Cumi-cumi, Denny Sumargo memberi tanggapan "iya kemarin kan udah minta maaf,pokonya intinya kalau ada pihak yang dirugikan saya minta maaf. Kalau misalnya ada pihak keluarga yang ingin bertemu dengan saya, saya dengan senang hati".
Denny Sumargo meminta maaf atas dasar kemanusiaan. Kuasa hukum dari Ferry Irawan, Sunan Kalijaga pun sudah menyebarkan voice note permintaan maaf dari Denny Sumargo saat press conference.
Keluarga dari Ferry Irawan merasa kecewa karena video permohonan maaf seharusnya bukan untuk konsumsi publik, dan tayang di kanal Youtube Denny Sumargo.
Tidak lama setelah Sunan Kalijaga menayangkan somasi terbuka tersebut, Denny Sumargo merespon dan menghubungi Sunan Kalijaga melalui by phone.
Denny pun menjelaskan bagaimana dan kenapa video yang seharusnya menjadi konsumsi keluarga menjadi tersebar menjadi konsumsi publik. Ia menjelaskan bahawa ada kelalaian saat proses editing, ia menyampaikan ke tim untuk tidak menaikan video yang diperlihatkan oleh anak dari Venna Melinda.
Seperti yang dilansir Cumi-cumi, Maya adik dari Ferry Irawan membeberkan "Mami sendiripun tidak ingin memperpanjang masalah ini, kita mau memaafkan saja. Namanya kemarin disampaikan ya manusia tidak luput dari salah, kadang khilaf, kadang tidak disengaja. Yang penting untuk masalah video tersebut, sudah ada klarifikasi dari bang Denny nya sendiri".
Baca Juga: Waduh! Laga Kandang Persis Solo vs Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo Masih Tanpa Penonton
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim