/
Selasa, 14 Februari 2023 | 08:00 WIB
dr. Zaidul Akbar menjelaskan bagaimana caranya memanfaatkan sel induk pada ari-ari untuk menanam tumbuhan herbal agar memiliki khasiat lebih (Tangkapan layar kanal YouTube / dr. Zaidul Akbar Official)

SuaraCianjur.id - Plasenta atau ari-ari pada bayi yang baru lahir sekarang ini kerap digunakan untuk kepentingan kesehatan karena memiliki sel induk atau sel punca. Biasanya plasenta ini akan disimpan kedalam suatu wadah dan dibekukan di tempat yang dingin.

Namun kebanyakan dari kita biasanya ketika anak lahir, ari-ari atau plasenta yang terdapat pada bayi tersebut sering kita kubur langsung, atau menyerahkannya kepada piihak rumah sakit begitu saja.

Seperti dilansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar, beliau mengatakan bahwa mengubur ari-ari bayi dapat dilakukan sembari menanam tumbuhan seperti kunyit, jahedan serai (rimpang).

Hal ini dilakukan agar tetap mendapat khasiat dari sel yang terkandung dalam plasenta tersebut untuk kepentingan kesehatan, khususnya jika sang anak yang baru lahir tadi sakit.

"Bagaimana caranya kita bisa mendapatkan gen, DNA, dari si itu tadi (plasenta) untuk kepentingan suatu hari kelak, misalkan bayi ini sakit?" kata dr. Zaidul Akbar, dikutip cianjur.suara.com dari kanal YouTube miliknya, Selasa (14/2/2023).

"Dia bilang gampang (guru dari dr. Zaidul Akbar). Tanam aja itu (ari-ari), kan lama-lama ancur tuh, Nah di atas tanahnya itu tanamlah situ kunyit, jahe, serai paham ya. Maka kunyit, jahe, serainya tadi tuh akan memiliki gen DNA dari si (ari-ari)? Karena kan ancur dia di tanah nyatu di tanah gitu." lanjutnya.

Sumber: youtube.com / dr. Zaidul Akbar Official

Load More