News / Nasional
Kamis, 05 Februari 2026 | 19:58 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Transjakarta memastikan JPO Sarinah di Jakarta Pusat beroperasi kembali akhir Februari 2026 demi efisiensi akses.
  • Pengoperasian ulang JPO ini bertujuan meningkatkan inklusivitas layanan, terutama bagi lansia dan disabilitas di Halte Sarinah.
  • Pemasangan fasilitas lift pada JPO Sarinah akan cepat dilakukan menggunakan sistem fabrikasi setelah pondasi selesai.

Suara.com - PT Transjakarta memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jakarta Pusat akan kembali beroperasi untuk melayani masyarakat pada akhir Februari 2026.

Langkah ini diambil untuk mengakhiri kesulitan warga yang selama ini harus bergantung pada pelican crossing di perempatan lampu merah yang dinilai kurang efisien.

Direktur Pelayanan dan Bisnis PT Transjakarta, Fadly Hasan, menjelaskan bahwa pengoperasian ulang JPO ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan inklusivitas layanan di Halte Sarinah.

"JPO Sarinah itu salah satu program Transjakarta bagaimana kami semakin memberikan layanan kepada pelanggan kami dalam hal ini terutama inklusivitas ya," ujar Fadly di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

Fadly menekankan bahwa fasilitas ini sangat krusial bagi kelompok pelanggan prioritas agar akses menuju halte menjadi lebih mudah.

"Terutama teman-teman lansia, disabilitas. Kalau kita ke Sarinah itu kan sekarang ini sulit, karena harus lewat perempatan lampu merah tuh, yang pelican crossing-nya sebetulnya itu bukan pelican crossing tuh. Itu nunggu kira-kira sampai hijau, sini merah gitu ya, sehingga menyulitkan. Itulah sebabnya kemudian kami membangun JPO Sarinah dengan fasilitas lift," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, memberikan kepastian mengenai lini masa pengoperasian jembatan ikonik tersebut.

"Iya, akhir Februari," tegasnya saat dikonfirmasi mengenai target operasional JPO Sarinah.

Mengenai kondisi fisik di lapangan, Welfizon mengungkapkan bahwa sebenarnya pengerjaan lift masih dilakukan secara bertahap di kedua sisi jalan.

Baca Juga: Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya

Namun, ia juga memaparkan bahwa penggunaan sistem fabrikasi memungkinkan proses instalasi berjalan dengan sangat kilat.

"Fabrikasi itu jadi sebenarnya sudah disiapin. Begitu nanti pondasinya sudah selesai, langsung pasang bajanya. Bajanya sudah siap. Jadi proses pemasangannya itu yang nanti akan cepat," terang Welfizon secara mendalam.

Meskipun masih dalam tahap pengerjaan, Welfizon meyakini bahwa target tersebut akan tercapai tepat waktu.

"Jadi nanti kami proses perizinan dan segala macam, bisa langsung dipakai," pungkasnya menutup pembicaraan. 

Load More