SuaraCianjur.Id- Babar Azam adalah seorang pemain kriket asal Pakistan yang lahir pada 15 Oktober 1994 di Lahore, Punjab.
Ia adalah kapten tim nasional kriket Pakistan dalam format ODI dan T20. Babar Azam telah mencatatkan sejumlah prestasi gemilang di dunia kriket, dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di era modern kriket Pakistan.
Babar Azam memulai karirnya di kriket internasional pada 2015, ketika ia memulai debutnya di format ODI dalam pertandingan melawan Zimbabwe.
Sejak itu, ia telah bermain dalam lebih dari 80 pertandingan ODI, mencetak lebih dari 3800 run dengan rata-rata 56,8.
Ia juga telah mencetak 14 century dalam format ODI, dan menjadi pemain tercepat dalam sejarah kriket internasional untuk mencapai 13 century.
Di format T20, Babar Azam telah mencetak lebih dari 1900 run dengan rata-rata 49,4 dalam 54 pertandingan.
Ia juga telah mencatatkan 1 century dan 15 half-century dalam format ini. Pada tahun 2019, ia terpilih sebagai kapten tim nasional kriket Pakistan dalam format T20, dan memimpin timnya memenangkan seri melawan Australia di Australia.
Prestasi Babar Azam di dunia kriket tidak hanya terbatas pada format ODI dan T20, ia juga telah mencatatkan sejumlah prestasi dalam kriket Test.
Pada 2016, ia memulai debutnya di format Test dalam pertandingan melawan Inggris, dan sejak itu ia telah bermain dalam lebih dari 30 pertandingan Test.
Baca Juga: Giorgio Sopir Fortuner Arogan Masuk Daftar Musuh Ukraina di Myrotvorest, Apa Itu?
Ia telah mencetak lebih dari 2700 run dalam format ini, dengan rata-rata 45,1 dan 7 century. Babar Azam telah menjadi sosok yang sangat dihormati dalam dunia kriket.
Ia dianggap sebagai salah satu pemain kriket terbaik di dunia saat ini dan banyak dianggap sebagai calon kapten tim nasional kriket Pakistan di semua format.
Ia telah menerima sejumlah penghargaan atas prestasinya dalam kriket, termasuk Wisden Cricketer of the Year pada tahun 2020 dan ICC ODI Player of the Year pada tahun 2021.
Selain prestasi di atas lapangan, Babar Azam juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan santun di luar lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB