SuaraCianjur.id – Drama pemilihan Waketum PSSI berlanjut. Setelah sebelumnya, hasi pemilihan ulang, Ratu Tisha dan Yunus Nusi terpilih jadi Waketum PSSI, kini Yunus Nusi mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
“Saya mengundurkan diri dari Wakil Ketua Umum PSSI pada pemilihan hasil kongres hari ini. Untuk kebersamaan kita bersama, demi masa depan sepak bola Indonesia, niat baik saya ini mohon untuk diizinkan oleh komite pemilihan,” ucap Yunus Nusi dilihat dari video yang dirilis oleh akun twitter @FaktaSepakbola.
Sontak saja hal ini mendapatkan reaksi dari publik. Ada yang mengatakan bahwa Yunus Nusi mundur karena adanya tekanan.
“Kayanya Yunus Nusi mundur karena ada tekanan deh, selain dari netizen pasti para elit ada yang menekan juga untuk mundur, mungkin sih tapi,” tulis akun twitter @iqballfahrizal.
Pada hasil pemilihah ulang Waketum PSSI, Ratu Tisha berhasil mendapat suara terbanyak dengan perolehan 54 suara, sedangkan Yunus Nusi memperoleh 53 suara. Sementara itu, Zainudin Amali berada diperingkat ketiga dengan perolehan 44 suara.
Dengan mundunya, Yunus Nusi dari Waketum PSSI, maka Zainudin Amali otomatis akan menggantikannya.
Sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI telah memilih Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023 – 2027. Jika tidak ada lagi drama, Erick Thohir akan didampingi oleh Ratu Tisha dan Zainudi Amali.
KLB diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023). (*)
Baca Juga: Rizal Ramli: Kasus Sambo Jadi Peluang Untuk Listyo Sigit Buat Sejarah, Asalkan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa