SuaraCianjur.id – Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh mantan jenderal, Ferdy Sambo kepada Brigadir J, telah masuk babak vonis. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, telah memberikan vonis hukuman kepada Ferdy Sambo dan empat pelaku lainnya yaitu, Putri Chandrawati, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal, dan Richar Eliezer.
Ferdy sambo mendapatkan vonis hukuman mati, sementara istrinya, Putri Chandra wati divonis penjara seumur hidup. Selain itu, Kuat Ma’ruf vonis 15 tahun penjara, sedangkan Ricky Rizal vonis 13 tahun penjara. Terakhir, sang justice collaborator, Richard Eliezer hanya divonis 1,5 tahun penjara.
Penyelesaian kasus ini mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Rizal Ramli. Sosok yang selalu kritis terhadap pemerintah ini, menyatakan bahwa kasus Ferdy Sambo ini dapat menjadi momentum bersejarah.
Dalam cuitan di akun resmi twitternya, mantan Menko Bidang Maritim ini, mengatakan bahwa kasus ini menjadi peluang Kapolri Jendral Listyo Sigit untuk membuat sejarah dan legacy.
“Momentum Sambo memberikan peluang historis kpd Kapolri Listyo Sigit, a decent officer utk membuat legacy,” tulis Rizal.
Adapun yang dimaksud peluang historis bagi Rizal Ramli adalah mengembalikan Polri ke khittoh-nya, dengan menghapuskan multi fungsi Polri.
“Yaitu dengan mengembalikan Polri kembali ke khitohnya, hapuskan multi-fungsi Polri,” lanjut Rizal.
Selain itu, Rizal juga melihat bahwa ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki sistem seleksi, pendidikan, dan promosi dalam institusi Polri.
“Reformasi sistim seleksi, pendidikan dan promosi Polri sehingga tidak tergantung setoran uang,” pungkas Rizal.
Pernyataan Rizal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, citra institusi Polri semakin tercoreng dengan adanya kasus pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Selain kasus Sambo, isu terakhir yang mencoreng institusi Polri adalah tindakan arogan anggota kepolisian saat sidang kasus Tragedi Kanjuruhan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Infinix HOT 70 Meluncur di Indonesia, Andalkan Helio G100 Ultimate dan Desain Dynamic Shine Unik