SuaraCianjur.id – Richard Eliezer salah satu pelaku kasus pembunuhan Brigadir J, telah divonis bersalah dan dijatuhi hukumam 1,5 tahun penjara, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selata. Hukuman ini relatif ringan dibandingkan dengan terdakwa lainnya.
Meski mendapat hukuman yang ringan, nasib Richard Eliezer sebagai anggota kepolisian masih belum jelas.
Terbaru, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit memberikan tanggapan soal nasib Richard Eliezer sebagai anggota kepolisian.
"Tentunya Pak Kadiv Propam dan tim saat ini sedang menyusun komisi kode etik, kewenangannya nanti ada di komisi kode etik,"" ujar Listyo, Selasa (21/2/2023).
Listyo Sigit juga menegaskan bahwa dirinya bersama kepolisian akan mempertimbangkan semua hal dalam memutuskan nasib Richard Eliezer kedepannya.
"Seperti saya sampaikan bahwa kami akan mempertimbangkan semua aspek yang meringankan maupun untuk hal-hal lain yang tentunya, semuanya akan hitung," tegas dia.
Kedepannya, nasib status keanggotaan polisi Richard Eliezer akan ditentukan dalam sidang etik yang diadakan oleh Komisi Kode Etik Polri.
Pasca penetapan vonis kepada Richard Eliezer, ibunya, Rynecke Alma Pundihang, berharap agar anaknya masih tetap menjadi anggota polisi. Diketahui, Richard Eliezer adalah anggota dari satuan Brimob.
"Semoga semua harapan kami semuanya berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kami orang tua dan harapan Indonesia Icad bisa kembali bertugas sebagai seorang anggota Brimob," ujar ibunda Richard, Kamis (16/2/2023). (*)
Baca Juga: Mahfud MD dan Said Didu Bertemu, Bahas Rivalitas Duo Manchester, Netizen: Sindir PSSI?
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha