SuaraCianjur.Id- Irawati Puteri, seorang perempuan Indonesia yang baru-baru ini berhasil diterima di Universitas Stanford untuk mengikuti program master di bidang Analisis Kebijakan Pendidikan Internasional.
Saat ini, Irawati Puteri menjabat sebagai Manajer Hukum dan Kebijakan di sebuah lembaga gabungan antara sektor publik dan swasta yang dikenal sebagai GovTech Edu.
Bekerja untuk membantu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam pengembangan inisiatif teknologi pendidikan yang inklusif, dengan tujuan memberdayakan jutaan guru dan siswa di seluruh Indonesia, dan mendorong transformasi pendidikan Indonesia ke arah digital.
Puteri juga terlibat dalam @sejutacita.id (aplikasi pendidikan nomor 1 di Indonesia dengan 2,5 juta pengguna terdaftar, yang baru-baru ini dianugerahi sebagai Aplikasi Terbaik No. 1 oleh Google pada tahun 2021).
Saat ini, Puteri sedang mempersiapkan dirinya untuk melanjutkan studi pascasarjana di Amerika Serikat yang didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia.
Puteri menghadapi banyak tantangan dan kesulitan untuk mencapai kesuksesannya. Dia telah menjadi tulang punggung keluarganya, mendukung kebutuhan mereka dan membiayai pendidikannya sendiri.
Untuk bisa bertahan hidup, ia harus melakukan banyak hal, salah satunya menjadi sales promotion girl (SPG) untuk membayar biaya sewa.
Irawati Puteri membagikan kisahnya di akun Twitter-nya, mengatakan "Setelah mengajar selama puluhan hari, berpartisipasi dalam kompetisi debat, dan menjual nugget ayam di pameran untuk membiayai ujian masuk universitas, saya bersyukur diterima di fakultas hukum terbaik di Indonesia." tulisnya @irawatiputeri.
“Sejak kecil, saya sadar bahwa hanya melalui pendidikan saya bisa keluar dari lingkaran kemiskinan dan merencanakan masa depan keluarga saya. Ayah saya menjadi yatim piatu pada usia sembilan tahun dan harus meninggalkan sekolah dasar untuk merawat dirinya sendiri. Sedangkan ibu saya harus berhenti sekolah menengah pada usia 16 tahun untuk membiayai pendidikan adik-adiknya yang menggantikannya.” Kutip dari tweetnya.
Baca Juga: Tanggul Sungai Citarum Jebol, Warga di Muaragembong Memilih Bertahan di Rumah
“Meskipun orang tua saya berusaha keras untuk memberikan saya dan kedua adik laki-laki saya kehidupan yang lebih baik, namun dengan tingkat pendidikan mereka yang terbatas, hidup menjadi sulit. Saya tumbuh besar di lingkungan kumuh di Jakarta.” Lanjut tweetnya.
“Ketika saya menjadi tulang punggung keluarga selama di sekolah menengah, saya memulai untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik untuk mendapatkan hadiah uang tunai dan juga mulai mengajar karena merasa putus asa. Kemudian saya jatuh cinta pada Pendidikan” demikian tulis @irawatiputeri pada akun twitter pribadinya. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Folkative
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?
-
Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum
-
CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi
-
Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?
-
Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya
-
Ancaman Perang Terbuka Meluas di Timur Tengah, Negara Arab Tak Mau Terlibat Konflik Iran dan AS
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
5 Sepatu Lari Adidas Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Latihan Setiap Hari
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram