SuaraCianjur.Id- Fahmy Alaydroes, seorang anggota Komisi X DPR, meminta Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk mempertimbangkan ulang kebijakan mewajibkan siswa SMA-SMK untuk masuk sekolah mulai pukul 5 pagi.
Fahmy menyatakan bahwa kebijakan ini terasa aneh dan tidak konsisten dengan masalah sebenarnya, yaitu menurunnya standar mutu pendidikan. Menurutnya, tidaklah tepat jika jam masuk sekolah yang menjadi kambing hitam atas permasalahan tersebut.
"Terasa aneh dan tidak nyambung ketika ketertinggalan mutu pendidikan yang penyebabnya adalah merosotnya capaian standar mutu, tetapi yang disalahkan justru jam masuk sekolah," kata Fahmy.
"Meskipun tujuannya adalah untuk mendisiplinkan siswa-siswi dan mengoptimalkan waktu di pagi hari, kebijakan tersebut menjadi tidak tepat jika menimbulkan beban dan kekhawatiran bagi banyak pihak, terutama orangtua” lanjutnya.
Fahmy Alaydroes mengatakan bahwa kebijakan tersebut dapat menghambat siswa-siswi untuk beribadah shalat subuh di masjid, yang dapat menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
"Hal ini pasti akan memicu kontroversi di tengah masyarakat," imbuhnya.
Pemprov NTT memberlakukan kebijakan dimana siswa SMA dan SMK di wilayah Kota Kupang harus masuk sekolah lebih awal. Instruksi tersebut diberikan kepada pihak SMA/SMK di wilayah tersebut.
Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat Gubernur NTT Viktor Laiskodat didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi, meminta para siswa untuk terbiasa bangun pagi pukul 04.00 WITA. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Cekcok di Jalan Raya, Supir Angkot Lakukan Pembacokan Kepada Pengguna Sedan di Bandung
Sumber: Laman Lambe Turah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat