SuaraCianjur.Id- Jalan Nasional Sarolangun-Batanghari di Jambi mengalami total lumpuh karena adanya penumpukan kendaraan truk batu bara. Banyak warga Jambi yang terjebak dalam kemacetan selama lebih dari 22 jam.
Pada hari Selasa (28/2) hingga Rabu (1/2) siang, jalan nasional ini mengalami kemacetan parah selama sekitar 22 jam dengan panjang kemacetan mencapai 15 kilometer.
Banyak kendaraan truk batu bara yang memadati jalan tersebut, dan arus lalu lintas bahkan terbentuk menjadi empat jalur.
Namun, kepadatan lalu lintas tersebut terjadi karena para pengendara tidak mau mengalah, sehingga menyebabkan kendaraan menjadi tidak bergerak.
Dalam hal kemacetan yang parah tersebut, AKBP Bambang Purwanto selaku Kapolres Batanghari menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel.
Selain bertugas untuk mengurai kemacetan, petugas juga melakukan pengamanan di mulut tambang untuk mencegah truk angkutan batu bara keluar sebelum waktunya.
AKBP Bambang menyebutkan bahwa kepadatan truk angkutan batu bara merupakan salah satu penyebab kemacetan lalu lintas tersebut.
Jumlah truk angkutan batu bara yang melewati jalan tersebut diperkirakan antara 8.300 hingga 11.500 unit karena belum tersedianya jalur khusus. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Duh! Lima Oknum Polisi Tertangkap Tangan Menjadi Calo Penerimaan Bintara Polri di Jawa Tengah
Sumber: Laman USS Feed
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!