/
Selasa, 07 Maret 2023 | 20:04 WIB
Peti jenazah Hadi korban kebakaran depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, dikeluarkan oleh Tim DVI RS Polri (Suara.com - Rakha Arlyanto)

SuaraCianjur.Id- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri akhirnya berhasil mengidentifikasi salah satu korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) lalu.

Korban tersebut bernama Hadi, yang merupakan salah satu dari 11 korban yang tewas dalam kebakaran tersebut.

Menurut pantauan Suara.com, ibu Hadi yang bernama Samuah, datang ke Rumah Duka RS Polri pada Selasa (7/3/2023) untuk menjemput jenazah anaknya.

Samuah dan keluarga tampak sangat sedih dan patah hati saat peti jenazah Hadi dikeluarkan oleh tim DVI RS Polri dan dimasukkan ke dalam mobil jenazah.

Sebelumnya, Samuah telah mencari jenazah anaknya yang hilang sejak kebakaran terjadi. 

Dia bersama beberapa keluarganya datang ke RS Polri hari ini untuk mencari jenazah Hadi. Rumah Samuah sendiri berada tak jauh dari titik api kebakaran dan dia telah tinggal di sana selama 40 tahun.

Dikutip dari Suara.com, "Saya mau nyari jenazah anak saya yang jadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang," kata Samuah kepada wartawan di RS Polri, Selasa (7/3/2023).

Saat kebakaran terjadi, Samuah bersama kedua anaknya, Khairul dan Hadi, berusaha untuk menyelamatkan diri.

"Jadi detik-detik kejadian, saya, Khairul sama Hadi sedang berada di dalam rumah, kemudian tiba-tiba ada bau menyengat, terus ada ledakan," ucap Samuah.

Baca Juga: Ada Rp500 Miliar di Rekening Rafael Alun, Netizen Jadi Gak Heran Mario Dandy Belagu

Hadi berbalik arah dan ingin mengambil ponselnya serta mengamati situasi. Dia kemudian pingsan setelah menghirup gas dan kepulan asap saat kebakaran.

"Saya bertiga langsung berusaha menyelamatkan diri, saya dibawa sama anak saya Khairul kabur pakai motor, pas kita bertiga udah keluar, tiba-tiba Hadi masuk lagi karena mau ngambil HP dulu katanya," katanya.

Samuah mengungkapkan anaknya itu pingsan usai menghirup gas dan kepulan asap saat kebakaran. Melihat hal tersebut, Samuah langsung ditarik Khairul untuk menyelamatkan diri.

"Terus dia keliatan pusing dan pingsan, anak saya Khairul langsung narik saya buat menyelamatkan diri, karena api udah mulai gede," jelas dia. (*)

Load More