SuaraCianjur.Id- Seorang remaja berusia 18 tahun asal Dusun Karangbolo, Semarang, Jawa Tengah, sukses menemukan kelemahan dalam sistem Google yang sangat berharga.
Penemuan pentingnya itu memungkinkan siswa kelas 12 SMKN 8 Kota Semarang tersebut meraih hadiah sebesar 5.000 dolar AS atau setara dengan Rp75 juta.
Abdullah Mudzakir, seorang remaja yang berhasil menemukan bug dalam sistem Google, sebenarnya telah melaporkan penemuannya kepada pihak Google sejak tahun 2020 lalu.
Sebelum menerima penghargaan atas temuannya tersebut, Abdullah sebenarnya sudah mencoba melaporkannya ke Google sebanyak 5 kali.
Sayangnya, dari 5 kali laporan yang dilakukan, 4 di antaranya ditolak karena dianggap tidak valid.
Barulah pada percobaan kelima yang dibantu oleh temannya, Abdullah Mudzakir akhirnya berhasil melaporkan temuannya kepada pihak Google.
Dia adalah seorang siswa SMK kelas 12 jurusan Rekayasa Perangkat Lunak yang berhasil menemukan bug pada sistem Google yang jarang terjadi.
Menurutnya, penemuan tersebut merupakan jenis bug yang sulit ditemukan pada sistem Google.
Pihak Google bahkan membutuhkan hampir dua minggu untuk memverifikasi bahwa bug tersebut memang langka dan bukan hanya kesalahan sederhana yang biasa terjadi. (*)
Baca Juga: Genap Dua Tahun Dibubarkan, GFRIEND Tetap Kompak Dukung Comeback Yuju
(*/Haekal)
Sumber: Instagram USS Feeds
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Tutup Rangkaian Uji Coba vs Persibangga, Ini Catatan Stefan Keeltjes
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras