SuaraCianjur.Id- Campak adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada anak-anak.
Meskipun vaksin campak telah tersedia, penyakit ini masih menyebar dengan cepat di beberapa negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, penting bagi orangtua dan masyarakat umum untuk memahami bahaya penyakit campak pada anak.
Gejala Campak Pada Anak
Gejala campak biasanya muncul setelah 10-14 hari setelah infeksi virus masuk ke tubuh anak. Gejala awalnya mirip dengan flu, seperti demam, pilek, dan batuk.
Namun, beberapa hari kemudian, anak bisa mengalami ruam merah muda yang muncul di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Anak juga mungkin mengalami mata merah, sensitif terhadap cahaya, dan sakit tenggorokan.
Bahaya Campak Pada Anak
1. Komplikasi Pneumonia dan Otitis Media
Campak dapat menyebabkan pneumonia dan otitis media, infeksi telinga tengah yang dapat menyebabkan rasa sakit dan kehilangan pendengaran.
Pneumonia juga dapat menjadi komplikasi serius dan dapat mengancam jiwa, terutama pada anak-anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Baca Juga: Prabowo Lagi Galau, Pilih Ganjar atau Muhaimin yang Bakal Dipinang Jadi Cawapres?
2. Ensefalitis
Campak juga dapat menyebabkan ensefalitis, yaitu peradangan pada otak. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan sistem saraf, yang dapat mengganggu perkembangan anak.
3. Kehilangan Penglihatan
Campak dapat menyebabkan konjungtivitis, yaitu peradangan pada membran yang melapisi mata. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen pada anak.
4. Penyebaran Ke Masyarakat
Campak sangat mudah menyebar dan dapat menular melalui udara atau melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, orang yang terinfeksi campak dapat menularkan penyakit ini kepada orang lain di sekitarnya, termasuk mereka yang belum divaksinasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya