SuaraCianjur.Id- Kita semua mengalami kelelahan mental dari waktu ke waktu, terutama setelah berpikir keras untuk menyelesaikan tugas yang menuntut banyak energi otak.
Namun, mengapa hal ini terjadi? Apa yang terjadi di otak kita yang membuat kita merasa lelah setelah berpikir keras?
Menurut penelitian berjudul "Appraising the brain's energy budget. Proceedings of the National Academy of Sciences" otak kita menghabiskan lebih dari 20% energi tubuh kita, meskipun otak hanya membutuhkan sekitar 2% dari berat badan kita.
Ketika kita berpikir keras, otak membutuhkan lebih banyak energi untuk berfungsi, dan ini menyebabkan peningkatan konsumsi energi tubuh secara keseluruhan.
Selain itu, ketika kita berpikir keras, kita juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses informasi secara mendalam. Ini dapat menyebabkan kelelahan mental dan bahkan mengganggu kinerja kita.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience, kelelahan mental disebabkan oleh penumpukan asam laktat di otak. Penumpukan asam laktat ini terjadi ketika otak menggunakan lebih banyak glukosa daripada yang tersedia dalam darah.
Ketika ini terjadi, otak mulai memecah glikogen menjadi glukosa untuk memenuhi kebutuhan energinya. Namun, pemecahan glikogen ini juga menghasilkan asam laktat yang dapat menyebabkan kelelahan.
Salah satu ahli yang membahas topik ini adalah Gayatri Devi, seorang profesor neurologi di New York University School of Medicine dan penulis buku "The Spectrum of Hope: An Optimistic and New Approach to Alzheimer's Disease and Other Dementias".
Devi mengatakan bahwa "kelelahan mental dapat terjadi ketika otak bekerja terlalu keras untuk terlalu lama. Ini adalah tanda bahwa otak Anda butuh istirahat dan waktu untuk memulihkan diri."
Namun, meskipun kelelahan mental dapat terjadi setelah berpikir keras, ada beberapa cara untuk menghindarinya.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science, mengambil istirahat yang singkat dan melakukan aktivitas fisik ringan dapat membantu mengurangi kelelahan mental dan meningkatkan kinerja otak.
Jadi, jika Anda merasa lelah setelah berpikir keras, ingatlah bahwa ini adalah hal yang normal dan alami. Anda dapat mengambil istirahat sejenak, melakukan aktivitas fisik ringan, dan memberikan waktu bagi otak Anda untuk memulihkan diri.
Seperti yang dijelaskan oleh Devi, "Jangan pernah meremehkan kekuatan istirahat dan waktu untuk diri sendiri." (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram ViceIndonesia dan beberapa jurnal
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati