SuaraCianjur.id - Beredar kabar di media sosial terkait pemecatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo oleh presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tidak sigap menangani kasus Ferdy Sambo, Jumat (17/3/2023)
Akun Facebook Doa Ibu mengunggah video dengan pernyataan Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam video tersebut, Listyo dicopot karena dianggap tidak becus dalam menangani kasus yang melibatkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo.
Video tersebut menggunakan headline, "BREAKING NEWS: Kapolri Sigit Dicopot, Jokowi Sebut Kapolri Tak Sigap Tangani Sambo".
Selain itu, dalam thumbnail video tersebut terdapat gambar Listyo yang mengenakan rompi tahanan dengan tangan diborgol.
Lantas, benarkah kabar bahwa Presiden Jokowi memecat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo?
Hasil Penelusuran
Tim cianjur.suara.com menelusuri fakta terkait benar tidaknya Presiden Jokowi memecat Kapolri Listy Sigit Prabowo.
Dengan menggunakan mesin pencari gambar Yandex dan Google, diketahu bahwa thumbnail video tidak sesuai dengan foto aslinya.
Dalam foto asli yang ditemukan pada hasil pencarian, foto tersebut adalah momen saat terpidana kasus korupsi yang juga merupakan mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin digelandang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, 25 September 2021.
Baca Juga: Majelis Hakim Vonis Angin Bersalah atas Tragedi Kanjuruhan, Dua Terdakwa Polisi Bebas
Namun, dalam foto tersebut tidak ada sosok Jokowi. Malahan, wajah Azis Syamsuddin justri diganti dengan wajah Listyo Sigit Prabowo melalui suntingan digital. Ini artinya, foto tersebut merupakan hasil rekayasa.
Selain itu, dalam video tersebut tidak ada informasi terkait Presiden Jokowi mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya. Narator dalam video hanya membacakan narasi serupa yang diterbikan media online Manado Post.
Artikel tersebut berjudul "ULTIMATUM JOKOWI! Kasus Kematian Brigadir Joshua, Kapolri Disebut Terancam Dicopot Presiden?" yang terbit pada 22 Juli 2022 lalu.
Artikel tersebut hanya menjelaskan pengamatan Bambang Rukminto sebagai pengamat kepolisian untuk Institute for Security and Strategic Studies (ISESS).
Dalam artikel tersebut, Bambang mengingatkan kemungkinan Listyo Sigit bisa saja diberhentikan jika kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak ditangani dengan baik.
Selain itu, beberapa klip dalam video itu tidak ada kaitannya dengan narasi pencopotan Listyo Sigit.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran tim cianjur.suara.com, dapat dipastikan bahwa kabar Jokowi mencopot Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri adalah kabar tidak benar alias hoaks.
Presiden Jokowi hingga detik ini tidak pernah mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena tidak sigap menanggapi kasus Ferdy Sambo.
Video yang dimaksud pun nyatanya memiliki unsur rekayasa dan penyesatan konten, mulai dari memanfaatkan foto Azis Syamsuddin yang digelandang KPK hingga penggunaan narasi yang sama sekali tidak berhubungan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Aliando Syarief Meninggal Dunia Akibat Penyakit Misterius
-
CEK FAKTA: Jessica Kumala Wongso Beberkan Bukti Terbaru, Ferdy Sambo Kaget dan Makin Terpojok
-
CEK FAKTA: Rumah Ahok Dibakar Massa Warga Plumpang, Istri dan Anak Jadi Korban
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dibawa Brimob ke Lapas Nusakambangan, Bersiap Jalani Hukuman Mati
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan